Lampung Catatkan Angka Inflasi Terendah Nasional, Pemprov Dinilai Mampu Jaga Stabilitas Harga

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan tingkat inflasi tahunan terendah di Indonesia berdasarkan data BPS per Februari 2026.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, disampaikan bahwa hingga Januari 2026, inflasi tahunan (year-on-year) Lampung tercatat hanya 1,9 persen.

Angka ini menempatkan Lampung masuk 10 provinsi dengan inflasi terendah nasional, sekaligus berada dalam koridor target inflasi pemerintah sebesar 1,5–3,5 persen.

Stabilitas harga di tingkat provinsi turut didorong oleh kinerja kabupaten/kota. Bandar Lampung mencatat inflasi sangat rendah sebesar 1,43 persen, sementara Metro berada di angka 2,03 persen. Keduanya masuk dalam 10 besar kota dengan inflasi terendah di Indonesia.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Lampung Bersilaturahmi dengan Warga Bataranila dan Ajak Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada

Memasuki minggu ketiga (M3) Februari 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Lampung mengalami kenaikan sebesar 0,89 persen, yang dipengaruhi oleh kenaikan harga beberapa komoditas, seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih.

Secara nasional, harga cabai rawit tercatat naik 19,89 persen dibandingkan Januari 2026, dengan rata-rata harga mencapai Rp68.928 per kilogram.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menegaskan pentingnya langkah konkret dalam pengendalian inflasi.

Baca Juga :  Keluarga Korban Meninggal Dunia akibat Banjir di Rajabasa Dapat Santunan PMI Lampung Pimpinan Purnama Wulan Sari

Ia meminta daerah dengan inflasi tinggi untuk segera berbenah dan menginstruksikan TPID agar turun langsung ke lapangan, fokus pada komoditas yang mengalami kenaikan signifikan.

“Daerah yang terkena bencana mungkin kita maklumi, tapi daerah lain harus segera berbenah. Kalau harga naik sendirian sementara tetangganya stabil, itu patut dicurigai,” tegasnya.

Capaian ini menunjukkan komitmen Pemprov Lampung dalam menjaga stabilitas harga, daya beli masyarakat, dan ketahanan ekonomi daerah.

Berita Terkait

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Berita Terbaru