Bunda Literasi Provinsi Lampung Kukuhkan Forum Literasi Daerah, Perkuat SDM Berdaya Saing

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, mengukuhkan dan melantik pengurus Forum Literasi 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban, Sabtu (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari menekankan bahwa amanah yang diemban oleh para pengurus merupakan tanggung jawab mulia sekaligus tantangan besar di era digital. Ia menyebut literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang kritis dan berdaya saing.

Bunda Literasi Provinsi Lampung menjelaskan bahwa peran pegiat literasi sangat strategis dalam membantu program pemerintah menciptakan SDM berkualitas. Menurutnya, literasi masa kini telah berkembang melampaui sekadar baca-tulis tradisional.

“Literasi hari ini mencakup numerasi, sains, digital, finansial, hingga budaya. Di tengah arus informasi yang sangat cepat, kemampuan literasi menjadi filter agar masyarakat mampu berpikir kritis, bijak menyerap informasi, dan terhindar dari disinformasi atau hoaks,” ujar Purnama Wulan Sari.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Bangun Kesadaran Lingkungan Melalui Gerakan Eco-Office

Purnama mengharapkan Forum Literasi di setiap daerah dapat menjadi motor penggerak dengan melahirkan inovasi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak usia dini hingga umum. Beberapa poin instruksi yang ditekankan antara lain :

1.Optimalisasi Fasilitas : Memanfaatkan Pojok Baca, Taman Baca, dan Perpustakaan Keliling yang sudah tersedia hingga tingkat desa.

2.Kegiatan Kreatif : Menyelenggarakan lomba menulis cerita pendek, lomba baca puisi, dan kegiatan edukatif lainnya untuk merangsang minat baca anak sekolah.

3.Kolaborasi Lintas Sektor : Bersinergi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta pihak swasta seperti perbankan dan penerbit.

Baca Juga :  Paman Sam Ajak Satpol PP Lampung Bekerja dengan Ikhlas dan Ibadah

Ketua Forum Literasi Lampung, Eni Amalia, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari semangat para pegiat di daerah. Ia menekankan pentingnya akses informasi yang merata bagi seluruh warga Lampung, sesuai amanat UU Dasar 1945.

“Gerakan literasi adalah gerakan bersama. Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung, Bank Indonesia, Gramedia, dan seluruh mitra yang telah membantu penyediaan akses buku bagi masyarakat di pelosok daerah,” ungkap Eni.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Perpustakaan dari 15 Kabupaten/Kota, pengurus TP. PKK Provinsi Lampung, serta para tokoh dewan pakar literasi.

Berita Terkait

IJP Lampung Gelar Pemotongan Hewan Kurban, 120 Paket Daging Dibagikan ke Anggota dan Warga
Gubernur Lampung, Serahkan Sapi Qurban dari Presiden Prabowo
MELATI Hadir di Segala Mider, Lansia Diajak Tetap Sehat dan Aktif
Lampung Kerahkan 1.229 Petugas Awasi Hewan Kurban Iduladha 2026
Gubernur Lampung Ajak ASN Wujudkan Tata Kelola Lampung yang Lebih Baik
“IKN Belum Sah Sepenuhnya? MK Tegaskan Jakarta Masih Pusat Pemerintahan”
Tenaga Pendamping Jadi Bagian Penguatan Percepatan Pembangunan di Provinsi Lampung
Kursi BPKAD Lampung Dikabarkan Bergeser, Nama Mirza Irawan Mencuat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:31 WIB

IJP Lampung Gelar Pemotongan Hewan Kurban, 120 Paket Daging Dibagikan ke Anggota dan Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:20 WIB

Gubernur Lampung, Serahkan Sapi Qurban dari Presiden Prabowo

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:59 WIB

MELATI Hadir di Segala Mider, Lansia Diajak Tetap Sehat dan Aktif

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:47 WIB

Lampung Kerahkan 1.229 Petugas Awasi Hewan Kurban Iduladha 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:34 WIB

Gubernur Lampung Ajak ASN Wujudkan Tata Kelola Lampung yang Lebih Baik

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Di Balik Ambruknya Rupiah yang Kian Mendekati Rp 18.000

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:53 WIB