Banjir Jadi Momok, Agus Purwanto Nilai Walikota Tak Punya Konsep Jelas

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musim penghujan kembali menghadirkan kecemasan bagi warga Kota Bandar Lampung. Ancaman banjir yang kerap datang setiap tahun membuat masyarakat hidup dalam rasa waswas. Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Purwanto.

Bendahara Fraksi Partai Demokrat Bandarlampung ini menilai, hingga saat ini belum terlihat konsep dan perencanaan yang jelas dari Walikota Bandar Lampung dalam menangani persoalan banjir secara menyeluruh. Menurutnya, langkah-langkah yang diambil selama ini terkesan parsial dan justru memindahkan persoalan ke wilayah lain.

“Sampai hari ini saya belum melihat konsep jelas walikota dalam mengatasi banjir. Yang terjadi hanya penanganan di satu titik, tapi malah menimbulkan banjir di wilayah lain,” tegas Agus, Rabu (14/1).

Baca Juga :  Imelda SH: Musyawarah Mufakat Jadi Benteng Utama Pencegahan Konflik

Ia juga menepis alasan keterbatasan anggaran. Menurut Agus, Kota Bandar Lampung memiliki kemampuan fiskal yang cukup, namun persoalannya terletak pada arah penggunaan anggaran yang dinilai belum tepat sasaran.

“Jangan bicara anggaran. Bandar Lampung ini uangnya ada, tapi banyak digunakan untuk kegiatan yang tidak atau kurang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk penanganan banjir,” ujarnya.

Agus mengingatkan, banyak faktor yang menjadi penyebab banjir di Bandar Lampung dan semuanya membutuhkan penanganan serius serta terintegrasi. Mulai dari penyempitan sungai, jalan yang ditutup dengan cor beton sehingga menghambat aliran air, hingga kondisi drainase yang rusak dan mampet namun belum juga diperbaiki.

Selain faktor infrastruktur, ia juga menyoroti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, sehingga memperparah penyumbatan saluran air.

Baca Juga :  8 Desa di Jati Agung Gabung Bandarlampung, ini Kata Reza Berawi

“Masalahnya kompleks, tapi bukan berarti tidak bisa diselesaikan. Justru di sinilah dibutuhkan langkah cepat dan tegas dari wali kota. Jangan dibiarkan masyarakat terus menjadi korban setiap musim hujan,” kata Agus.

Ia menegaskan, warga Bandar Lampung menunggu langkah konkret dan perencanaan yang pasti dari kepala daerahnya. Bukan sekadar wacana, melainkan kebijakan nyata yang mampu mengatasi banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kita harus ingatkan wali kota, masyarakat kita kasihan. Setiap hujan turun selalu diliputi rasa takut akan banjir. Warga menunggu planning yang jelas dan tegas dari pemimpinnya,” pungkas Agus.

Berita Terkait

PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata
Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung
“Temuan BPK Rp1,2 Miliar Mengendap 10 Bulan, AJP Ingatkan Ancaman Pidana di Sekretariat DPRD Lambar”
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Hadiri Pengukuhan Pengurus KTNA Lampung
Budiman AS Ajak Masyarakat Kedamaian Hidup Rukun Damai
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Hadiri Launching Aplikasi Centurion-21
Ketua DPRD Provinsi Lampung Hadiri Wisuda Purna Bhakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Hadiri Gelar Wicara Guru Besar FKIP Unila Dies Natalis ke-58
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:19 WIB

PAN Bandar Lampung Bidik 8 Kursi, Antara Ambisi Elektoral dan Ujian Kerja Nyata

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:34 WIB

Agus Djumadi Klaim Siap Tampung Aspirasi Warga Bandar Lampung

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:00 WIB

“Temuan BPK Rp1,2 Miliar Mengendap 10 Bulan, AJP Ingatkan Ancaman Pidana di Sekretariat DPRD Lambar”

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:42 WIB

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Hadiri Pengukuhan Pengurus KTNA Lampung

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:20 WIB

Budiman AS Ajak Masyarakat Kedamaian Hidup Rukun Damai

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Kekerasan di EPA Memalukan, Sikambara Minta Sanksi Tegas

Senin, 20 Apr 2026 - 08:24 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com