Menjawab Tantangan SDM Pertanian: Pesticide Academy Jembatani Fresh Graduate dan Industri Lewat Program Pelatihan dan Magang Berbayar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjawab Tantangan SDM Pertanian: Pesticide Academy Jembatani Fresh Graduate dan Industri Lewat Program Pelatihan & Magang Berbayar


berandalappung.com
— Bandar Lampung, setelah sukses mencetak sarjana yang kompeten pada angkatan pertama, Yayasan Alumni Proteksi Tanaman berkolaborasi dengan Jurusan Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung kembali membuka Pesticide Academy Batch 2. Program percepatan karir strategis ini dilaksanakan secara intensif pada tanggal 23–25 Desember 2025 sebagai upaya menjawab tantangan konservasi (gap) sumber daya manusia di industri pertanian, khususnya sektor pestisida.

Program ini bukan sekadar pelatihan biasa. Alumni Pesticide Academy Batch 1 (Oktober–November 2024) telah membuktikan keefektifan program dengan berhasil menyelesaikan meniti karir profesional di berbagai perusahaan mitra yang tersebar di wilayah Sumatera dan Jawa.

Baca Juga :  Jihan dan Marindo Duduk Bersama Pergerakan Mahasiswa, Siap Tindaklanjuti Aspirasi!

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kurikulum yang disusun mampu menjembatani lulusan baru (freshgraduate) agar menjadi tenaga kerja yang adaptif, kompeten, dan siap pakai di dunia industri.

Pada Batch 2, peserta tidak hanya dibekali keahlian teknis yang dibutuhkan di industri pestisida, tetapi juga pemahaman etika profesional dan wawasan dunia kerja. Proses pembelajaran dilakukan secara intensif dengan pendampingan langsung oleh para profesional yang berpengalaman di bidangnya, di antaranya Mardianto dari Bimagro Indonesia yang juga merupakan Konsultan Sumitomo Jepang, serta Bambang Juritno Putro dari Bimagro Indonesia.

Kehadiran para praktisi ini memberikan nilai tambah berupa pemahaman aplikatif dan wawasan langsung dari industri. Pasca pelatihan, peserta akan menjalani program magang selama 6 bulan dengan penempatan langsung di perusahaan mitra.

Selama masa magang, peserta memperoleh insentif dari perusahaan serta memiliki peluang besar untuk direkrut menjadi karyawan tetap setelah program magang berakhir.
Dampak positif kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh peserta. “Saya sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, terlebih saat ini sangat sulit mencari kerja,” ujar Devi, salah satu peserta Pesticide Academy Batch 2.

Baca Juga :  “Mahasiswa Unila Tantang Bandar Judi Online Lewat GATE, Inovasi AI yang Bikin Pemerintah Turun Tangan”

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

500 Mahasiswa Masuk LK I HMI, Apa yang Akan Mereka Bawa Pulang?
Mahasiswa FP Unila Diduga Dikeroyok Usai Kericuhan Parade, Keluarga Desak Polisi Usut Pelaku
Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur
Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme
Kampus Unggul IIB Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika
Demo di Kejati Lampung, Mahasiswa Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
HMPS Ilmu Pemerintahan UM Lampung Belajar Partisipasi Pemilih di KPU Kota Bandar Lampung
Jihan dan Marindo Duduk Bersama Pergerakan Mahasiswa, Siap Tindaklanjuti Aspirasi!
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:30 WIB

500 Mahasiswa Masuk LK I HMI, Apa yang Akan Mereka Bawa Pulang?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Mahasiswa FP Unila Diduga Dikeroyok Usai Kericuhan Parade, Keluarga Desak Polisi Usut Pelaku

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kampus Unggul IIB Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika

Berita Terbaru