Ratusan Mundur dari Sekolah Rakyat: Antara Idealisme Program dan Realitas Lapangan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Mundur dari Sekolah Rakyat: Antara Idealisme Program dan Realitas Lapangan

 

 

berandalappung.com— Jakarta, Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial baru saja menghadapi ujian awal. Dalam waktu singkat, 114 siswa dan 143 guru memutuskan mundur. Meski Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan kegiatan tetap berjalan, angka pengunduran diri itu memunculkan tanda tanya apa yang sebenarnya terjadi di lapangan?

Kementerian mencatat para guru yang mundur sebagian besar adalah mereka yang sudah lolos seleksi, namun memilih hengkang sebelum penempatan. Sumber internal menyebutkan, sebagian calon pengajar merasa penjelasan teknis mengenai konsep Sekolah Rakyat minim.

“Ada yang mengira ini sekolah formal dengan kurikulum akademik, ternyata fokusnya pembinaan bakat dan masa matrikulasi panjang,” ujar seorang pejabat daerah yang terlibat persiapan, kepada awak media.

Bagi siswa, alasan mundur beragam. Beberapa wali murid mempertanyakan kelanjutan jenjang pendidikan, karena Sekolah Rakyat tak mengeluarkan ijazah formal. “Kami takut nanti anak tidak bisa melanjutkan ke sekolah negeri,” kata seorang orang tua siswa di Jawa Timur.

Baca Juga :  Bonus Atlet Lampung Rp15 Miliar Belum Cair, Kapan Akan Diterima?

Program ini sejatinya dirancang tanpa tes akademik, menggantinya dengan pemetaan bakat atau talent mapping. Namun, di sejumlah daerah, persiapan sarana dan prasarana berjalan lambat. Target 159 titik sekolah yang beroperasi tahun ini membuat panitia daerah berpacu dengan waktu.

Akibatnya, ada sekolah yang belum siap menerima siswa tepat waktu.

Akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr. Nurhayati, menilai gelombang pengunduran diri ini adalah sinyal bahwa konsep belum sepenuhnya dipahami publik. “Program seperti ini membutuhkan sosialisasi yang matang dan keterlibatan komunitas sejak awal. Tanpa itu, orang tua dan guru akan kesulitan memahami tujuan sebenarnya, apalagi jika tak ada kejelasan soal keberlanjutan pendidikan anak,” ujarnya.

Gus Ipul menepis kekhawatiran program akan mandek. “Kami hormati yang mundur. Tapi program ini akan terus berjalan. Kami siapkan pengganti guru dan terus menambah titik sekolah,” katanya. Pada 15 Agustus mendatang, pemerintah menargetkan 100 titik beroperasi, sisanya pada September.

Meski gagasannya berangkat dari idealisme memberi ruang belajar tanpa tekanan akademik Sekolah Rakyat kini memasuki fase krusial membuktikan bahwa metode ini bisa diterima publik. Tantangannya, membangun kepercayaan masyarakat sebelum lebih banyak kursi kosong yang muncul.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan
Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui
Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
“Mundur dari Kepala BGN, Nanik Deyang Mengaku Trauma Pegang Uang”
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:07 WIB

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Semarak Kemerdekaan, IJP Lampung Gelar Lomba HUT RI ke-81, Wartawan Pemprov Siap Adu Kekompakan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Jihan Nurlela Terima Lencana Karya Bakti dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta: Menagih Komitmen Publik untuk Ibu Menyusui

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:51 WIB

Legislator Cantik Ini Dukung Penuh PWI Lampung Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Berita Terbaru

Olahraga

Ikhtiar PBSI Lampung Mencetak Juara Dunia Baru

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:26 WIB

Nasional

HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat

Rabu, 2 Sep 2026 - 21:07 WIB