Seminar Daerah, Umar Ahmad : Pembangunan Infrastruktur Lampung Harus Dilandaskan Dengan Budaya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 Agustus 2023 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERANDALAPPUNG.COM – Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung menggelar seminar daerah yang bertema “Menatap Pembangunan Lampung ke Depan” pada Selasa, 22 Agustus 2023 di Gedung B.3.1 FISIP UNILA.

Seminar ini menjadi wadah bagi para pemikir, akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk mendiskusikan isu-isu penting yang berkaitan dengan pembangunan daerah Lampung. Dalam rangkaian acara ini, beberapa pembicara kompeten diundang untuk memberikan pandangan dan pemikiran mereka.

Ketua Umum HMJ Ilmu Pemerintahan, Wahyu Ramanda (Ilmu Pemerintahan 21-red) mengungkapkan bahwa, diselenggarakannya seminar daerah kali ini merupakan upaya dalam mengkaji pembangunan di daerah Lampung dengan mengundang narasumber yang kompeten dibidangnya.

“Seperti halnya yang ditekankan oleh narasumber kita, Bapak Umar Ahmad, bahwa pembangunan di Lampung sudah sepatutnya berjalan berdasarkan oleh budaya-budaya yang ada di Lampung agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan kedepannya,”  jelas Wahyu.

Baca Juga :  Strategi Dendi Meningkatkan Kualitas Pelayanan Dermaga

Baginya, acara ini dapat dikatakan sebagai batu loncatan agar mahasiswa dapat berkontribusi terhadap pembangunan-pembangunan Lampung kedepannya.

Umar Ahmad mengatakan, bahwa pikiran dan gagasan merupakan sesuatu yang harus selalu tumbuh, karena apa pun yang muncul hari ini berangkat dari sebuah pikiran dan gagasan.

“Seminar diskusi kajian seperti ini harus menjadi tradisi yang memicu munculnya ide dan kegelisahan baru untuk memantik kehidupan masyarakat Lampung yang lebih baik,” ujarnya

Lebih lanjut ia mengatakan “terlaksananya sebuah diskusi ini berangkat dari pikiran dan gagasan, oleh karena itu seminar diskusi itu menjadi tradisi yang selalu tumbuh, Mudah-mudahan setelah berlangsungnya diskusi ini ada kegelisahan dan harapan baru yang memantik kehidupan yang lebih baik kedepan di lampung,” paparnya ke berandalappung.com.

Baca Juga :  Budiyono, Intelektual Organik dari Lampung

Disingung terkait pembangunan yang terbengkalai, dirinya melihatnya seminar ini hanya memantik ide gagasan, dirinya pun ingin lebih jauh melihat Lampung ini tidak hanya sekedar wilayah.

“Visi Lampung itu gagasan. Sehingga apapun pembangunan yang ada di Provinsi Lampung ini harus berdasarkan gagasan dan fiil Pesenggiri, Nemui Nyimah, Nenggah-ngapur, Benyuluh adat, dan sakai Semabayan. Karena jauh sebelum Lampung berdiri, kita sudah menyatukan kelompok yang ada di wilayah Lampung ini menjadi satu Lampung sebagai Visi,” Jelasnya

Dirinya pun berharap pembangunan di Provinsi Lampung berdasarkan Budaya di Lampung

“Mudah-mudahan pembangunan di Lampung  berdasarkan Prinsip Budaya di Lampung dan Lampung menjadi lebih baik lagi kedepannya,pungkasnya.

Berita Terkait

Generasi Muda Lampung Dilibatkan dalam Festival Tari Cangget
Kopi Keliling di Lampung Fest Warnai Dinamika Ekonomi Rakyat
PKD Lampung Dimulai Hari Ini, Isbedy dan Dzafira Tampil Sabtu
Mahasiswa Diuji Tekanan, Webinar Ungkap Cara Mengelola Stres Akademik
“Mewahnya Festival Krakatau, Tapi Apa Kabar Radin Inten?”
Potensi Mengubah Kayu Cepat Tumbuh Jadi Tangguh, Solusi Ramah Lingkungan dari Heat Treatment
Metode Menyelam Bawah Air di Irak Kuno, Prasasti Assyria
Jepang Dan Etika Yang Menginspirasi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 13:45 WIB

Generasi Muda Lampung Dilibatkan dalam Festival Tari Cangget

Selasa, 25 November 2025 - 12:31 WIB

Kopi Keliling di Lampung Fest Warnai Dinamika Ekonomi Rakyat

Senin, 20 Oktober 2025 - 20:01 WIB

PKD Lampung Dimulai Hari Ini, Isbedy dan Dzafira Tampil Sabtu

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:58 WIB

Mahasiswa Diuji Tekanan, Webinar Ungkap Cara Mengelola Stres Akademik

Senin, 7 Juli 2025 - 06:33 WIB

“Mewahnya Festival Krakatau, Tapi Apa Kabar Radin Inten?”

Berita Terbaru