PB SEMMI Kecam Kelompok Anarkis di Balik Aksi Demonstrasi 29 Agustus

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PB SEMMI Kecam Kelompok Anarkis di Balik Aksi Demonstrasi 29 Agustus

 

berandalappung.com—Jakarta, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menyampaikan keprihatinan sekaligus kecaman keras atas kericuhan yang pecah dalam aksi demonstrasi, Jumat dini hari, 29 Agustus 2025. Insiden itu tak hanya berakhir dengan kerusakan fasilitas umum, tetapi juga memakan korban luka, bahkan jiwa, baik dari kalangan kepolisian maupun masyarakat.

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menilai aksi anarkis tersebut tidak merefleksikan nilai perjuangan rakyat yang berlandaskan keadilan.

“Tindakan brutal itu justru merusak tatanan demokrasi dan memperlebar jurang perpecahan di tengah masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Menurut Bintang, demonstrasi belakangan ini semakin rawan ditunggangi kelompok anarkis yang diduga bergerak dengan agenda merusak stabilitas nasional. Ia mengingatkan publik agar tak terjebak dalam provokasi yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal.

“Menjaga kondusivitas dan stabilitas nasional adalah tanggung jawab bersama demi keutuhan NKRI,” kata dia.

PB SEMMI mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dalang kerusuhan yang disebut sebagai “musuh bersama bangsa”. Mereka juga menyerukan agar masyarakat tetap mengedepankan jalur damai dalam menyampaikan aspirasi politiknya.

Baca Juga :  KSPM Festival 2025, Panggung Kreativitas dan Adu Kecerdasan Generasi Muda

Pernyataan PB SEMMI muncul di tengah gelombang demonstrasi lanjutan di sejumlah kota, termasuk Bandung, sehari setelah unjuk rasa besar 28 Agustus yang berujung ricuh dan memakan korban jiwa. Pola aksi yang berulang ini memunculkan tanda tanya: sejauh mana gerakan protes masih murni menyuarakan aspirasi, atau telah disusupi agenda politik tertentu.

Baca Juga :  Srikandi Indonesia, Dari Medan Perang hingga Panggung Dunia

Bintang mengaitkan situasi ini dengan kondisi geoglobal yang tak menentu. Perang ekonomi dan ketegangan geopolitik internasional, menurutnya, membuat Indonesia semakin membutuhkan soliditas nasional. “Hanya lewat persatuan, dialog sehat, dan komitmen menjaga stabilitas, bangsa ini bisa melewati masa sulit dan mencapai keadilan serta kesejahteraan,” tuturnya.

 

Editor : Alex Buay Sako

Sumber Berita: wartakota.tribunnews.com

Berita Terkait

500 Mahasiswa Masuk LK I HMI, Apa yang Akan Mereka Bawa Pulang?
Mahasiswa FP Unila Diduga Dikeroyok Usai Kericuhan Parade, Keluarga Desak Polisi Usut Pelaku
Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur
Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme
Kampus Unggul IIB Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika
Demo di Kejati Lampung, Mahasiswa Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
HMPS Ilmu Pemerintahan UM Lampung Belajar Partisipasi Pemilih di KPU Kota Bandar Lampung
Jihan dan Marindo Duduk Bersama Pergerakan Mahasiswa, Siap Tindaklanjuti Aspirasi!
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:30 WIB

500 Mahasiswa Masuk LK I HMI, Apa yang Akan Mereka Bawa Pulang?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Mahasiswa FP Unila Diduga Dikeroyok Usai Kericuhan Parade, Keluarga Desak Polisi Usut Pelaku

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kampus Unggul IIB Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika

Berita Terbaru