Ikaperta, Ika FH Unila 03 dan LCW Berikan 1 Ton Beras untuk Korban Banjir Pringsewu

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikaperta Ika FH Unila 03 dan LCW berikan bantuan kepada korban banjir. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Ikaperta Ika FH Unila 03 dan LCW berikan bantuan kepada korban banjir. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Berandalappung.com – Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (Ikaperta) bersama Ikatan Alumni Fakultas Hukum (IK FH) Universitas Lampung (Unila) dan Lampung Corupption Watch (LCW) menunjukkan solidaritasnya dengan memberikan bantuan kepada korban banjir di Pringsewu.

Bantuan berupa beras sebanyak 1 ton diserahkan langsung di Posko Banjir yang berlokasi di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, pada Jumat (24/1/2025).

Penjabat (PJ) Bupati Pringsewu, Marindo, melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu, Debi Hardian, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Ikaperta dan FH Unila 03.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi para korban yang saat ini sedang membutuhkan dukungan, baik materi maupun moril,” ujar Debi.

Baca Juga :  Coklit Pilkada 2024 Dimulai, Panwascam Kedondong Kawal Ketat Petugas Pantarlih

“Bantuan ini akan kami salurkan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat yang terdampak,” tambah Debi.

Menurutnya, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pringsewu beberapa hari terakhir ini telah menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Banyak warga yang terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam air.

Oleh karena itu, bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meringankan beban para korban.

Sementara itu, Ketua Harian Ikaperta Unila Fahuri Wherlian Ali KM berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir, terutama dalam situasi darurat seperti saat ini.

Baca Juga :  Forhati bersama Kahmi Lampung Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Serukan Kepedulian Lingkungan

“Kami berharap sinergi seperti ini terus berjalan, sehingga kita semua bisa saling membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Wherlie.

Banjir di Pringsewu terjadi akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

“Selain beras, masyarakat juga membutuhkan bantuan lain, seperti pakaian, obat-obatan, dan alat kebersihan,” tandas Wherlie.

Pemerintah daerah bersama berbagai organisasi kemasyarakatan terus berupaya memberikan bantuan dan solusi untuk memitigasi dampak bencana ini.

Bantuan dari Ikaperta, IKA FH Unila dan LCW ini menjadi salah satu contoh nyata dari komitmen alumni perguruan tinggi dalam mendukung masyarakat, khususnya di daerah yang sedang menghadapi bencana.

Berita Terkait

Bantuan Menyusut, Warga Afghanistan Terpaksa Jual Anak Kandung
Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan
Antisipasi Banjir Camat Teluk Betung Utara, Turun Bersih-bersih 
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
Gendang Persadaan Ginting Mergana Sukses Digelar, Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya Karo di Lampung
Nuzulul Qur’an di Kodam Raden Inten: Pangdam Tekankan Iman sebagai Fondasi Pengabdian
IKATRI Hiswana Migas Lampung Salurkan Puluhan Paket Bantuan di TPA Masjid Baitul Kirom
Jeep, Ramadan, dan Jalan Kepedulian di Gunung Terang
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 22:14 WIB

Bantuan Menyusut, Warga Afghanistan Terpaksa Jual Anak Kandung

Kamis, 16 April 2026 - 20:51 WIB

Hak Insentif Nakes Sudah Dibayarkan

Selasa, 7 April 2026 - 14:47 WIB

Antisipasi Banjir Camat Teluk Betung Utara, Turun Bersih-bersih 

Kamis, 2 April 2026 - 08:56 WIB

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”

Senin, 30 Maret 2026 - 17:24 WIB

Gendang Persadaan Ginting Mergana Sukses Digelar, Perkuat Persatuan dan Pelestarian Budaya Karo di Lampung

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Di Balik Ambruknya Rupiah yang Kian Mendekati Rp 18.000

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:53 WIB