Dian–Vina Pimpin AJI Bandar Lampung “Kemerdekaan Pers Bukan Lagi Cukup Diperingati, Tapi Harus Diperjuangkan”

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dian–Vina Pimpin AJI Bandar Lampung “Kemerdekaan Pers Bukan Lagi Cukup Diperingati, Tapi Harus Diperjuangkan”

 

 

berandalappung.com— Bandar Lampung, 20 Juli 2025 di tengah arus deras digitalisasi dan makin sempitnya ruang kritis media, Konferensi Kota X AJI Bandar Lampung menetapkan Dian Wahyu Kusuma (Lampung Geh) dan Vina Oktavia (Kompas) sebagai Ketua dan Sekretaris periode 2025–2028. Tapi pemilihan ini bukan sekadar suksesi organisasi. Ini adalah penegasan sikap AJI tak akan tunduk di bawah tekanan kekuasaan maupun kepentingan pemilik modal.

Dian kembali memimpin untuk periode kedua, sebuah mandat politik dari komunitas jurnalis independen yang tak ingin dikekang. Dalam pidatonya, ia tak memilih kata-kata manis. Ia bicara soal kekerasan, sensor, dan kemiskinan struktural yang masih membayangi profesi jurnalis di daerah.

“Kebebasan pers hari ini terjepit di antara ancaman kekuasaan dan tirani klik. Kami tidak bisa hanya memperingati Hari Pers. Kami harus turun tangan, melindungi jurnalis yang dilaporkan ke polisi, yang dibayar murah, yang dibungkam tanpa suara,” tegas Dian.

Vina Oktavia menambahkan, program ke depan tak hanya soal pelatihan dan workshop. Mereka ingin membangun ekosistem solidaritas yang nyata antarjurnalis, antarwilayah, bahkan lintas isu.

Baca Juga :  Mirza-Jihan Berkomitmen Perkuat Pemberdayaan Desa Melalui BUMDes

“Kita tidak bisa lagi bekerja dalam silo. Pers harus bersatu, progresif, dan cepat menjawab tantangan zaman. Kalau tidak, kita hanya akan jadi penumpang dalam sejarah media yang dikendalikan algoritma dan kekuasaan,” kata Vina.

Dr. Dewi Nurhayati, pengajar komunikasi dan media Universitas Lampung, menilai regenerasi kepemimpinan di AJI sangat krusial, terutama di daerah.

“AJI harus memainkan dua peran sekaligus: watchdog terhadap kekuasaan dan pelindung terhadap jurnalis yang terancam. Apalagi di daerah, di mana tekanan terhadap kebebasan berekspresi kerap kali tak terlihat tapi terasa,” ujar Dewi.

Ia menambahkan, salah satu tantangan besar adalah hilangnya ruang independen di ruang digital. “Media sekarang banyak disetir oleh algoritma. Tanpa independensi redaksi, jurnalisme akan kehilangan taring. Dan di sinilah organisasi seperti AJI penting: menjadi benteng terakhir.”

Baca Juga :  Bentrok FPI dan PWI-LS Di Pemalang, Bentuk Lemahnya Mitigasi Dari Polri

Di bawah kepemimpinan Dian–Vina, AJI Bandar Lampung menjanjikan wajah baru bukan hanya progresif di permukaan, tapi juga berani menantang status quo. Sebuah posisi yang tak populer, tapi justru sangat dibutuhkan saat ini. Ketika banyak organisasi profesi memilih diam, AJI justru memilih melawan.

“Kami tidak sedang membangun klub jurnalis,” kata Dian. “Kami sedang membangun benteng.”

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Kemarau Memanjang, Pemprov Lampung Ketuk Pintu Langit
Sambut HUT ke-81 RI, Bundo Kanduang Lampung Hidupkan Tradisi Bajamba
Api Kembali Terjang Kawasan TNBTS, Akses Bromo dari Malang dan Lumajang Ditutup
Pencegahan Rampung, KPK Buru Motif Penyuapan Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli
HPN dan Porwanas 2027 Jadi Momentum Kebangkitan Pers, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah
Peringatan 1 Muharam 1448 H di Pendopo Agung Nuswantoro Berlangsung Khidmat
Selamat, Tiga Hari Lagi DR Budiyono Nahkodai Hijau-Hitam di Provinsi Lampung
Mengurai Antrean, RSUD Abdul Moeloek Andalkan Poli Gigi Eksekutif
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Bundo Kanduang Lampung Hidupkan Tradisi Bajamba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Api Kembali Terjang Kawasan TNBTS, Akses Bromo dari Malang dan Lumajang Ditutup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:57 WIB

Pencegahan Rampung, KPK Buru Motif Penyuapan Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

HPN dan Porwanas 2027 Jadi Momentum Kebangkitan Pers, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah

Senin, 6 Juli 2026 - 10:06 WIB

Peringatan 1 Muharam 1448 H di Pendopo Agung Nuswantoro Berlangsung Khidmat

Berita Terbaru

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB

Politik

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB

Pendidikan

Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:13 WIB