Dari Limbah Pala Menjadi Harapan Baru Petani Ketibung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Limbah Pala Menjadi Harapan Baru Petani Ketibung

berandalappung.com— Lampung selatan, Jurusan Kehutanan Universitas Lampung mengunjungi KTH Ranggai Sejahtera di Desa Ranggai Tritunggal Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan pada hari sabtu, 23 Agustus 2025 Dosen.

KTH ini menjadi KTH terbaik tingkat Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2024. Dan mendapat anugerah Wana Lestari tingkat Kabupaten Lampung Selatan dan Provinsi Lampung tahun 2025.

Pada kunjungan kali ini Dosen Jurusan Kehutanan Unila melakukan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah tanaman pala untuk menjadi pembenah tanah.

Tema ini diambil karena KTH Ranggai Sejahtera mengelola kawasan hutan yang masuk dalam areal KPH Batu Serampok. Lahan garapan petani sebagian besar ditanami dengan pala.

Salah satu masalah yang dihadapi oleh petani adalah menurunnya produktivitas pala dan adanya hama dan penyakit. Menurut Ade Suherman, ketua KTH, hal ini menjadi permasalahan yang meresahkan masyarakat. “Hasil pala kami merosot tajam yang dulu 10 kg sekarang hanya tinggal 2 kg saja, padahal dulu dari hasil pala ini kami bisa menyekolahkan anak-anak kami sampai kuliah”, imbuh beliau.

Tim dosen Unila terdiri dari Dr. Melya Riniarti, Dr. Duryat dan Dr. Ceng Asmarahman,mencoba membantu mengatasi hal ini dengan memberikan informasi terkait pengelolaan limbah tanaman pala untuk dijadikan biochar.

Limbah yang tidak diolah akan menjadi sarang berkembangnya hama dan vektor penyakit. Biochar akan digunakan sebagai pembenah tanah untuk membantu menyuburkan tanah dan asap cair yang dihasilkan dapat digunakan untuk biopestisida dan biofungsida.

Baca Juga :  Lagi Cari Baju Lebaran di Liwa? Ini Tips Memilih Baju dan Celana untuk Pria agar Tampil Stylish dan Nyaman dari L-Bar Fashion

“Sayang sekali bila limbah tanaman tidak dikembalikan ke lahan, karena akan memperbaiki kesuburan lahan sehingga tanaman menjadi sehat”, jelas Dr. Melya kepada kelompok tani yang hadir pada hari itu.
Kegiatan hari ini merupakan awal kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kedepannya akan dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan pembuatan Biochar dan asap cair.

Berita Terkait

Bank Eka Menunggu Hasil Gugatan ASN di Pengadilan Negeri Bandar Lampung
Memutus Cemas di Sidomulyo: Cara Ciomas Adisatwa Menyelamatkan Pekerja Lokal
Dari Panggung Rock ke Kuah Pindang: Ikhtiar Baru Hary Kohar di Jantung Bandarlampung
Anggota Satpol PP Laporkan Dugaan Pelanggaran Pimpinan ke Pemprov
Apindo Harap Proses Hukum PSMI Tidak Ganggu Operasional Perusahaan dan Stabilitas Ekonomi Daerah
Karang Indah Mall Diterpa Isu Ijazah Karyawan hingga Tuduhan Tak Berizin, Manajemen Angkat Suara
Liburan Tetap Tenang, BRI RO Bandar Lampung Optimalkan Layanan Selama Libur Panjang Tahun Baru Islam 1447 H
Juadah Lapis Legit: Cerita Romantis Lebaran di Lampung
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Bank Eka Menunggu Hasil Gugatan ASN di Pengadilan Negeri Bandar Lampung

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:23 WIB

Memutus Cemas di Sidomulyo: Cara Ciomas Adisatwa Menyelamatkan Pekerja Lokal

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:36 WIB

Dari Panggung Rock ke Kuah Pindang: Ikhtiar Baru Hary Kohar di Jantung Bandarlampung

Rabu, 29 April 2026 - 11:34 WIB

Anggota Satpol PP Laporkan Dugaan Pelanggaran Pimpinan ke Pemprov

Kamis, 9 April 2026 - 09:51 WIB

Apindo Harap Proses Hukum PSMI Tidak Ganggu Operasional Perusahaan dan Stabilitas Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB

Politik

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB

Pendidikan

Disdikbud Lampung Imbau Sekolah Gelar Sholat Istisqo

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:13 WIB