Bandar Lampung (berandalappung.com) – Meski suaminya, Romli, berhasil terpilih sebagai Wakil Bupati Lampung Utara (Lampura) periode 2025-2030, Betty Vivi Yanti menegaskan dirinya tetap akan mengabdi sebagai guru di Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Ibnu Rusyd Kotabumi.
Betty, yang kini resmi menjadi Wakil Ketua TP PKK Lampura, mengungkapkan bahwa profesinya sebagai guru merupakan panggilan hati.
“Meski suami jadi Wakil Bupati, saya tetap memilih untuk jadi guru. Mengajar anak-anak adalah hidup saya, karena saya mencintai dunia anak-anak, hidup saya jadi lebih bermakna,” ujar Betty pada Jumat (6/12/2024).
Pengabdian Selama 25 Tahun
Betty telah mengabdikan dirinya sebagai guru honorer selama lebih dari dua dekade. Meski kini menyandang gelar istri pejabat, kesehariannya tetap sederhana.
Hal ini diakui oleh rekan-rekannya di TK Islam Ibnu Rusyd.
Lidia dan Rahma, sesama guru di TK tersebut, menyebut Betty sebagai sosok inspiratif.
“Ibu Betty itu sederhana, rendah hati, dan baik kepada semua orang. Meski suaminya dulu Ketua DPRD dan sekarang Wakil Bupati, beliau tetap mengajar dan datang ke sekolah hanya menggunakan sepeda motor,” kata Lidia.
Umi Kalsum, Kepala TK Islam Ibnu Rusyd, juga mengapresiasi dedikasi Betty yang sudah mengajar sejak tahun 2000.
“Beliau sangat mengayomi rekan-rekan guru lainnya. Kami bangga memiliki guru seperti Ibu Betty yang kini menjadi istri Wakil Bupati,” ungkapnya.
Harapan untuk Guru Honorer
Di sela-sela pernyataannya, Betty juga menyampaikan harapannya agar perhatian pemerintah terhadap guru honorer, khususnya di tingkat TK, semakin meningkat.
“Semoga ke depan guru honorer lebih diperhatikan, baik di sekolah negeri maupun swasta, terutama dalam pengangkatan PPPK,” harapnya.
Umi Kalsum menambahkan bahwa pihak sekolah mendukung penuh keputusan Betty untuk tetap mengajar meskipun kini berstatus istri pejabat daerah.
“Kami berharap beliau bisa menjalankan amanah sebagai Wakil Ketua TP PKK sekaligus tetap menjadi inspirasi di sekolah kami,” tutupnya.
Keputusan Betty Vivi Yanti untuk terus mengajar meski statusnya berubah menunjukkan dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan.
Sosoknya diharapkan dapat menjadi teladan bagi para pendidik lainnya di Lampung Utara.











