Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka

berandalappung.com – Raja Basa, Sejumlah warga menggelar aksi potong kambing di depan halaman Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sebagai bentuk ekspresi atas penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Lampung terkait dugaan kasus honorer fiktif di Kota Metro yang menyeret Sekretaris Daerah Lampung Tengah, Welly Adiwantra sebagai tersangka.

Sudirman, salah satu peserta aksi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan dimaksudkan untuk merayakan penetapan tersangka terhadap seorang pejabat publik. Menurutnya, aksi itu merupakan simbol dukungan masyarakat terhadap proses penegakan hukum yang berjalan tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Pagelaran Seni dan Bela Diri Meriahkan Pembukaan TMMD ke-124 Kodim 0422/Lampung Barat

“Kami tidak sedang bersyukur karena ada pejabat yang menjadi tersangka. Kami bersyukur karena hukum masih ditegakkan tanpa memandang jabatan, kedudukan, maupun kekuasaan,” ujar Sudirman, Senin 22/6.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat publik agar menjalankan amanah dengan penuh integritas dan menjauhi praktik-praktik korupsi.

“Mudah-mudahan ke depan Allah SWT menghadirkan pemimpin dan pejabat di Lampung Tengah yang amanah, bersih, serta berpihak kepada kepentingan rakyat.

Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sarana untuk menyalahgunakan kewenangan,” katanya.

Baca Juga :  Ciri Ibu yang Anaknya Bakal Tumbuh Pintar Menurut Ahli

Sudirman juga mengingatkan bahwa masyarakat akan terus mengawasi jalannya pemerintahan di Lampung Tengah. Menurutnya, setiap pejabat harus menyadari bahwa kekuasaan tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Jangan bermain-main dengan jabatan di Lampung Tengah. Rakyat menginginkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi. Siapa pun yang melanggar hukum harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Aksi tersebut berlangsung dengan tertib dan menjadi simbol harapan masyarakat agar penegakan hukum dapat terus berjalan secara konsisten demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.(***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

Persiapan Konsolidasi 36 Tahun Humanika: 55 Aktivis Lampung Siap Bertolak ke Jakarta
Ngopi Kerukunan Satukan Pemerintah, Tokoh Agama dan Media Jaga Harmoni Bandar Lampung
SIARAN PERS YLBHI–LBH BANDAR LAMPUNG Kebakaran PT BSA adalah Alarm Kegagalan Negara Menyelesaikan Konflik Agraria Anak Tuha
OJK-Karang Taruna Lampung Bersinergi Perkuat Ekonomi Desa
Tobat Ekologis Indonesia Diminta Dimulai dari Lampung
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI
Kembali ke Lembaga Kebijakan, IB Ilham Malik Kini Berkiprah di Asia Pasifik
Di Balik Ledakan AI: Profesi Kerah Biru Justru Jadi Bintang Baru
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Persiapan Konsolidasi 36 Tahun Humanika: 55 Aktivis Lampung Siap Bertolak ke Jakarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Ngopi Kerukunan Satukan Pemerintah, Tokoh Agama dan Media Jaga Harmoni Bandar Lampung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:56 WIB

SIARAN PERS YLBHI–LBH BANDAR LAMPUNG Kebakaran PT BSA adalah Alarm Kegagalan Negara Menyelesaikan Konflik Agraria Anak Tuha

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Tobat Ekologis Indonesia Diminta Dimulai dari Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:59 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Danbrigif 4 Marinir Siap Bersinergi dengan PWI

Berita Terbaru