Selamat, Birokrat Tubaba ke Jantung Kota Metro

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selamat, Birokrat Tubaba ke Jantung Kota Metro

berandalappung.com— Raja Basa, Teka-teki pengisi kursi tertinggi Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Kota Metro akhirnya terjawab. Pada Jumat, 12 Juni 2026, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso resmi melantik Ahmad Hariyanto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Prosesi yang digelar di Aula Lantai II Pemerintah Kota Metro ini sekaligus menyudahi masa transisi setelah jabatan tersebut ditinggalkan pejabat lama dan diisi oleh Penjabat (Pj) Sekda, Kusbani.

Masuknya nama Ahmad Hariyanto dalam radar kepemimpinan Kota Metro terbilang menarik. Ia bukan “orang dalam” pohon beringin birokrasi Metro, melainkan seorang ‘impor’ yang matang dari bentangan eksotis Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Pelantikan ini menandai babak baru bagi pria kelahiran 8 April 1973 tersebut, sebuah lompatan karier dari daerah pemekaran menuju kota pendidikan.

Dinamis di Tiga Rezim
Hariyanto bukanlah nama baru dalam peta birokrasi di Lampung. Pemegang gelar Magister Manajemen ini dikenal sebagai birokrat berdarah dingin yang piawai berselancar di tengah ombak politik lokal. Di Tubaba, ia adalah sedikit dari aparatur sipil negara (ASN) yang mampu menjaga posisi strategisnya tetap aman di bawah tiga nakhoda yang berbeda.

Ia tercatat kokoh menduduki jabatan eselon dua, mulai dari era visioner Bupati Umar Ahmad, masa transisi Penjabat (Pj) Bupati M. Firsada, hingga kepemimpinan Bupati Novriwan Jaya. Kemampuan adaptasi dan kalkulasi birokrasinya inilah yang disinyalir menjadi daya tawar kuat di mata tim panitia seleksi.

Nama Hariyanto pertama kali moncer saat ia mengomandoi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tubaba. Di sana, ia melahirkan Community Service Dukcapil (CS Dukcapil) sebuah proyek perubahan hasil godokan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II. Program ini memotong jalur birokrasi dengan mengintegrasikan data kependudukan langsung ke tingkat tiyuh (desa), puskesmas, hingga rumah sakit.

Baca Juga :  Wartawan Kandidat Diduga Terkena Intimidasi Verbal Keluarga Robiatul Adawiyah

Hasilnya tak main-main. Pada 2022, Disdukcapil Tubaba diganjar predikat Level 4 kategori tertinggi dalam evaluasi nasional Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Ia juga yang mengarsiteki pembersihan data pemilih menjelang Pemilu 2024 lewat skema jemput bola untuk lansia dan pemilih pemula.

Kariernya terus menanjak. Pasca-uji kompetensi pada 2023, Hariyanto digeser untuk menakhodai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tubaba. Di instansi basah ini, ia memimpin operasionalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP), sebuah proyek prestisius daerah untuk memikat investor lewat kemudahan perizinan.

Ujian Netralitas di Kota Metro
Kini, modal portofolio dari Tubaba itu akan diuji di panggung yang berbeda. Kota Metro, dengan karakteristik masyarakat yang lebih urban dan kritis, menawarkan dinamika politik-birokrasi yang jauh lebih kompleks.

Baca Juga :  Pekon Dadapan Salurkan BLT DD Tahap ke 4

Dalam pidato pelantikannya, Wali Kota Bambang Iman Santoso memberikan sinyal kuat mengenai ekspektasi besar yang dipikul sekda baru. Bambang mengingatkan bahwa Sekda adalah motor penggerak eksekutif yang harus mampu menjaga ritme kerja ASN sekaligus mengawal target pembangunan.

“Tugas berat menanti, mulai dari peningkatan kinerja ASN hingga mengawal pembangunan daerah,” kata Bambang. Namun, poin krusial yang digarisbawahi Bambang adalah aspek integritas politik: “Sebagai Sekda, saudara harus menjunjung tinggi netralitas, disiplin ASN, dan etika birokrasi.”

Rekam Jejak Ahmad Hariyanto:
– 1973: Lahir pada tanggal 8 April.
– Era Umar Ahmad s.d. Novriwan Jaya: Menjabat Kepala Disdukcapil Tubaba (Inovator CS Dukcapil & Penghargaan Level 4 Kemendagri).

-2023 s/d 2026: Kepala DPMPTSP Tubaba (Mengawal operasional Mal Pelayanan Publik).

– Juni 2026: Dilantik sebagai Sekda Kota Metro.
Sebagai panglima ASN yang baru, Hariyanto tidak punya waktu untuk berbulan madu. Ia dihadapkan pada tantangan klasik: menjaga soliditas organisasi perangkat daerah (OPD) yang kerap goyah oleh kepentingan politik lokal, mempercepat reformasi birokrasi digital, dan memastikan penyerapan anggaran berjalan efektif.

Publik kini menunggu, apakah tangan dingin sang birokrat tiga era ini mampu membuat birokrasi Kota Metro bergerak lebih lincah, atau justru terjebak dalam ritme rutinitas yang monoton.(***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

Di Balik Ledakan AI: Profesi Kerah Biru Justru Jadi Bintang Baru
Dipecat Burger King Gegara ‘Free Palestine’, Karyawan Ini Justru ‘Panen’ Solidaritas Ratusan Juta Rupiah
Bantah Tuduhan, Pemprov Lampung Ungkap Fakta Status Lahan Kawasan Ryacudu
Truk Muatan Paving Block Terperosok di Raden Intan, Lalu Lintas Bandar Lampung Lumpuh
Kuntadi Resmi Jadi Jampidsus, Presiden Prabowo Teken Keppres Pengganti Febrie Adriansyah
Persiapkan Suksesi Kepemimpinan, Senat Unila Gelar Rapat Penetapan Aturan dan Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031
Komjen Rudi Setiawan Dukung HPN dan Porwanas 2027 Digelar di Lampung
IKWI Lampung Juara 2 Fashion Show Pakaian Adat HUT ke-65 IKWI
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Di Balik Ledakan AI: Profesi Kerah Biru Justru Jadi Bintang Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Dipecat Burger King Gegara ‘Free Palestine’, Karyawan Ini Justru ‘Panen’ Solidaritas Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Truk Muatan Paving Block Terperosok di Raden Intan, Lalu Lintas Bandar Lampung Lumpuh

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:45 WIB

Kuntadi Resmi Jadi Jampidsus, Presiden Prabowo Teken Keppres Pengganti Febrie Adriansyah

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:23 WIB

Persiapkan Suksesi Kepemimpinan, Senat Unila Gelar Rapat Penetapan Aturan dan Panitia Pemilihan Rektor 2027–2031

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Di Balik Ledakan AI: Profesi Kerah Biru Justru Jadi Bintang Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 22:15 WIB