Gubernur Mirza Lakukan Penanaman Mangrove dan Pemasangan Appostrap di Pantai Pesisir Teluk Pandan, Pesawaran

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan aksi simbolis penanaman 2.000 batang mangrove dan pemasangan inovasi Appostrap, di PT. Indokom Samudera Persada, Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Kamis (8/5/2025).

Aksi ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam merehabilitasi ekosistem pesisir.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara Pemprov Lampung dan pelaku usaha budidaya dalam pertemuan pada 22 Maret 2025 lalu. Ia mengapresiasi realisasi kesepakatan tersebut dalam bentuk aksi nyata di lapangan.

“Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memperkuat ketahanan pesisir dengan kegiatan rehabilitasi ekosistem mangrove beserta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza juga menyoroti kondisi memprihatinkan hilangnya hutan mangrove di Lampung dalam beberapa dekade terakhir akibat investasi yang kurang memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“Dulu mangrove di Lampung Timur dan Pesawaran sangat banyak. Investasi yang masuk tanpa menjaga keberlangsungan menyebabkan hutan mangrove hilang, abrasi terjadi, dan masyarakat yang dirugikan,” ungkapnya.

Namun, Gubernur Mirza melihat adanya perubahan positif pada kesadaran lingkungan di kalangan pelaku usaha saat ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan, terutama di sektor kelautan, yang kini semakin peduli terhadap ekosistem.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gandeng PPTI Perkuat Sistem Layanan Kesehatan di Tingkat Akar Rumput dan Percepat Capaian Target Eliminasi TBC 2030

“Hari ini kita lihat bagaimana pengusaha berkumpul, berkontribusi menanam mangrove. Mereka paham betul tanpa menjaga alam, usaha mereka tidak akan berkelanjutan,” tegasnya.

Gubernur Mirza juga menjelaskan pentingnya mangrove dalam mengurangi energi gelombang laut hingga 70-90%, sehingga mampu melindungi garis pantai dari abrasi. Selain itu, mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai spesies laut dan penyerap karbon yang efektif.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mirza mengapresiasi PT. Indokom Samudera Persada atas fasilitasi lahan dan komitmennya dalam pemulihan ekosistem mangrove. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PT. Pertamina PHE OSES yang menjadi narasumber terkait inovasi pengaman pantai Appostrap, serta Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Way Seputih Way Sekampung atas penyediaan bibit mangrove.

“Harapan saya, upaya seperti ini tidak hanya dilakukan sekali ini saja, namun diikuti dan dilanjutkan secara massal oleh semua pelaku usaha budidaya di lokasinya masing-masing,” imbuhnya.

Gubernur Mirza juga berharap tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk gemar menanam mangrove.

Lebih lanjut, Gubernur Mirza menekankan bahwa keberadaan mangrove menjadi salah satu syarat penting dalam upaya peningkatan ekspor produk perikanan dan kelautan Lampung.

Baca Juga :  Ijtima Ulama Dunia, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pantau Tabligh Akbar Indonesia Berdoa di Kawasan Kota Baru

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Liza Derni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap visi global dalam mengatasi perubahan iklim dan kenaikan muka air laut, serta implementasi janji 100 hari Gubernur untuk memperbaiki ekosistem dan mengatasi abrasi.

Tujuan utama kegiatan ini adalah mengajak semua stakeholder Provinsi dan Kabupaten/Kota dan pelaku usaha khususnya budidaya tambak untuk bersama mendukung perbaikan lingkungan dan peduli terhadap lingkungan pesisir dan peningkatan fungsi produktivitas lingkungan.

Kemudian, memperkenalkan solusi jangka panjang penahan gelombang, pencegah erosi, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Sebagai keluaran dari kegiatan ini, yaitu melakukan penanaman mangrove dan pemasangan Appostrap di lahan yang memungkinkan sebagai upaya memperbaiki ekosistem pesisir, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan, serta mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca melalui partisipasi aktif menjaga lingkungan.

Sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten/kota di Lampung telah melakukan penanaman 2.000 batang mangrove di tujuh kabupaten/kota. Dengan penambahan 2.000 bibit di Pesawaran, diharapkan upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di Provinsi Lampung semakin masif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat.

Berita Terkait

Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Ketua DPRD Lampung Optimistis Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program Gizi Nasional
IJP Lampung Gelar Pemotongan Hewan Kurban, 120 Paket Daging Dibagikan ke Anggota dan Warga
Gubernur Lampung, Serahkan Sapi Qurban dari Presiden Prabowo
MELATI Hadir di Segala Mider, Lansia Diajak Tetap Sehat dan Aktif
Lampung Kerahkan 1.229 Petugas Awasi Hewan Kurban Iduladha 2026
Gubernur Lampung Ajak ASN Wujudkan Tata Kelola Lampung yang Lebih Baik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:35 WIB

Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:48 WIB

Ketua DPRD Lampung Optimistis Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Program Gizi Nasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:31 WIB

IJP Lampung Gelar Pemotongan Hewan Kurban, 120 Paket Daging Dibagikan ke Anggota dan Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:20 WIB

Gubernur Lampung, Serahkan Sapi Qurban dari Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Opini

Ryacudu

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:45 WIB

Opini

Peringatan untuk Nanik S. Deyang: Jangan Diulangi

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:22 WIB

Opini

Anak-Anak Muda Statistik

Kamis, 4 Jun 2026 - 09:34 WIB