Promovendous “Doktor MIPA” Paparkan Evaluasi “Sperma Manusia” Menggunakan Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERANDALAPPUNG.COM– Mahasiswa Ilmu Doktor Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung kembali dilaksanakan seminar hasil penelitian untuk promovendous doktor baru.

 

Promovendous Aristoteles melaksanakan agenda seminar hasil dihadapan promotor, ko-promotor dan penguji untuk proses meraih gelar Doktor MIPA pada bidang Ilmu Komputer di ruang sidang Program Studi Doktor MIPA, Selasa (30/1/2024).

 

Promovendus Aristoteteles dibimbing oleh Prof.  Admi Syarif, PhD selaku promotor, dan Prof. Dr. Sutyarso, MBioMed dan Favorisen R Lumbanraja, PhD selaku co-promotor. Promovendous memaparkan disertasi yang berjudul “Implementasi dan Evaluasi Kinerja Metode – metode Machine Learning untuk Identifikasi dan Klasifikasi Sperma Berdasarkan Morfologi”

Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitiannya, Promovedous yang merupakan dosen Jurusan Ilmu Komputer, FMIPA ini menyampaikan bahwa analisis Sperma manusia sangat penting untuk proses penanganan infertilitas.

 

Pada dasarnya sperma manusia  memiliki tiga komponen utama, yaitu kepala, leher dan  ekor. Kesulitan dan mahalnya  biaya diagnosa pada analisis klasifikasi sperma seringkali berakibat pasien enggan melakukannya.

 

Penelitiannya telah berhasil mengembangkan suatu sistem berbasis Artificial Inteligence (AI) yang dapat membantu dokter dan masyarakat mengklasifikasi sperma berdasarkan kinerja (performance) morfologi yang ada.

Baca Juga :  Arah Baru FST: Menyulam Ekosistem Sains–Teknologi Halal dari Bandar Lampung

 

Aristoteles dalam disertasinya menyampaikan hasil evaluasi terhadap kinerja berbagai metode kecerdasan buatan untuk evaluasi sperma manusia. Data yang digunakan adalah data video dan image dari sperma manusia standar yang diperoleh dari berbagai sumber.

 

Teknik ini akan sangat membantu dokter dalam penanganan infertilitas, “Promovenndous ini sangat luar biasa dengan masing-masing telah menghasilkan tiga karya tulis yang dipublikasikan (submitted/accepted) pada jurnal-jurnal internasional bereputasi dan /atau jurnal nasional”, ujar Admi Syarif

 

Prof. Admi Syarif PhD selaku promotor, yang juga merupakan Dosen Ilmu Komputer  FMIPA Unila menyampaikan bahwasanya penelitian implementasi AI pada bidang kesehatan ini akan memberikan dampak yang signifikan khususnya terhadap dunia media.

 

Ia berharap penelitian serupa dapat terus diintensifkan untuk berbagai aplikasi. Ia juga berharap promovendous dapat terus konsisten melakukan riset dan mencapai jabatan akademik guru besar dalam waktu yang tidak terlalu lama.


Hadir sebagai penguji pada seminar hasil kali ini yakni Dr. dr. Ratna Dewi Puspitasari, SpOG yang merupakan dosen senior prodi Kedokteran, Universitas Lampung. Sementara penguji internal lainnya yakni Dr. Rer Nat Akmal Junaidi, M.Si dari FMIPA Unila. Seminar hasil S3 kali ini dipimpin dan dibuka langsung oleh Dr. G. Nugroho Susanto sebagai ketua Program Studi Doktor MIPA.

Baca Juga :  Ketum NasDem, Surya Paloh Hadiri Kampanye Akbar di Lampung

 

Penguji pada seminar kali ini sangat mengapresiasi hasil temuan yang diperoleh Promovendous. Semoga penelitian serupa dapat terus diintensifkan, termasuk pada sperma ternak.

 

Setelah selesai siding tim promotor, pengusi dan audience mengucapkan selamat kepada promovendous yang sudah sampai pada tahapan ini.

 

“Selamat buat saudara Aristoteles, semoga masukan-masukan tadi dapat digunakan untuk menyempurnakan disertasi dan dapat dilanjutkan untuk proses berikutnya dalam waktu yang tidak terlalu lama”, ujar Profesor Admi Syarif, PhD.

 

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Promotor saya dan semua pihak yang telah membantu dan memberikan masukan  dalam penelitian ini. Terimakasih untuk semua masukannya yang tentu saja menjadi bahan penyempurnaan disertasi ini”, demikian disampaikan oleh promovendous.


Tidak lupa promovendous menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas telah selesainya salah satu proses penyelesaian studi S3 tersebut,(Rls/Admi Syarif). 

Berita Terkait

Keluhan Wali Murid Jalur Prestasi SMA, Disdik Lampung Tegaskan Seleksi Berdasarkan Empat Komponen Penilaian
SPMB Jalur Unggul Tuntas Menerima 12.206 Siswa
Peserta SPMB SMAN 2 Bandar Lampung Mendadak TMS, Ini Penjelasan Sekolah
Sistem Error Ujian Sekolah Unggulan Lampung, Disdikbud Janji Gelar Ujian Ulang
Pengamat pendidikan sekaligus Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yang berkualitas.
Ketua Kwarda Lampung Ajak Pramuka Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Babak Baru Para Pemangku Kebijakan Lampung Melanjutkan Pendidikan Doktor di Unila
Kadisdikbud Thomas Amirico Dongkrak IPM, SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 243 Siswa ke PTN dan 1 University of Melbourne Australia
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:32 WIB

Keluhan Wali Murid Jalur Prestasi SMA, Disdik Lampung Tegaskan Seleksi Berdasarkan Empat Komponen Penilaian

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:29 WIB

SPMB Jalur Unggul Tuntas Menerima 12.206 Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:18 WIB

Peserta SPMB SMAN 2 Bandar Lampung Mendadak TMS, Ini Penjelasan Sekolah

Senin, 8 Juni 2026 - 22:43 WIB

Sistem Error Ujian Sekolah Unggulan Lampung, Disdikbud Janji Gelar Ujian Ulang

Senin, 8 Juni 2026 - 18:34 WIB

Pengamat pendidikan sekaligus Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, S.Pd., M.Pd, menilai lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yang berkualitas.

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Ikhtiar Budiman AS Mengembalikan Kejayaan Demokrat Lampung

Senin, 15 Jun 2026 - 18:46 WIB