Pemprov Lampung dan POGI Perkuat Sinergi Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu (AKI) di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menerima audiensi Pengurus POGI Pusat dan POGI Cabang Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Senin (27/7/2026).

Audiensi tersebut juga membahas kesiapan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) POGI Tahun 2027.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat POGI, dr. Ulul Albab, Sp.OG, Subsp. Obginsos, menyampaikan apresiasi kepada POGI Lampung yang telah dipercaya menjadi penyelenggara PIT POGI 2027.

“Kami mengucapkan selamat kepada POGI Lampung karena pada tahun 2027 ditunjuk sebagai tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan POGI,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PIT POGI merupakan agenda nasional yang berlangsung selama lima hingga tujuh hari dengan rangkaian kegiatan berupa workshop, pertemuan ilmiah, kegiatan sosial (charity), serta advokasi kesehatan.

Menurutnya, selain menjadi ajang peningkatan kompetensi tenaga medis, penyelenggaraan PIT juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah tuan rumah.

“Peserta biasanya sekitar 3.000 orang, namun jika dihitung bersama keluarga bisa mencapai sekitar 6.000 orang. Ini menjadi kesempatan besar untuk menggerakkan roda ekonomi daerah melalui sektor perhotelan, pariwisata, kuliner, UMKM, transportasi hingga promosi daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua POGI Cabang Lampung, dr. Dino Rinaldy, Sp.OG, Subsp. Onk., memaparkan berbagai program POGI dalam mendukung penurunan angka kematian ibu melalui gerakan nasional SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia).

Baca Juga :  Menolak Dialog dengan Gubernur, Pendemo Lakukan Kericuhan hingga Provokatif

Ia menjelaskan, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam menurunkan AKI yang pada tahun 2025 masih berada di kisaran 144 per 100.000 kelahiran hidup dan termasuk yang tertinggi di kawasan ASEAN.

Menurutnya, penyebab utama kematian ibu masih didominasi hipertensi dalam kehamilan, perdarahan, serta belum meratanya mutu layanan kesehatan dan akses pelayanan di berbagai wilayah.

“Masalah kematian ibu tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi profesi seperti POGI,” ujarnya.

Dino menjelaskan, POGI Lampung yang memiliki sekitar 100 anggota aktif selama ini telah aktif mendukung pemerintah melalui audit kematian maternal dan perinatal, pelatihan kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir, pendampingan puskesmas, skrining kehamilan risiko tinggi, skrining kanker serviks, vaksinasi Human Papillomavirus (HPV), penyuluhan bagi calon ibu hamil dan ibu hamil, hingga program suplementasi zat besi yang akan dilaksanakan secara nasional.

Ia berharap penyelenggaraan PIT POGI 2027 dapat berjalan sukses sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara POGI, Pemerintah Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyambut baik berbagai usulan kolaborasi yang disampaikan POGI.

Ia menilai organisasi profesi tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan reproduksi perempuan, meningkatkan kualitas pelayanan obstetri dan ginekologi, serta memastikan lahirnya generasi yang sehat.

Baca Juga :  Inflasi Terkendali, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah dan Program Perumahan

“Saya melihat banyak sekali ruang kolaborasi yang bisa kita lakukan antara pemerintah dan POGI, khususnya dalam mengawal kesehatan reproduksi perempuan dan memastikan anak-anak lahir sehat di Lampung,” ujar Jihan.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan masih memiliki pekerjaan besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan, mulai dari tingginya angka kematian ibu hingga penanganan stunting.

Jihan menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan ibu hamil dan ibu bersalin merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi kewajiban pemerintah daerah, sehingga kehadiran POGI sangat dibutuhkan untuk memperkuat kualitas layanan tersebut.

Ia juga mengusulkan agar momentum PIT POGI 2027 dimanfaatkan sebagai langkah memperkuat kerja sama yang lebih konkret antara Pemerintah Provinsi Lampung dan POGI, termasuk melalui penyusunan kesepakatan bersama maupun pengembangan berbagai program inovatif di bidang kesehatan.

“Kami sangat terbuka terhadap berbagai gagasan yang relevan dengan tugas dan fungsi pemerintah. Para profesional memiliki keilmuan, sementara pemerintah menyiapkan regulasi, dukungan kebijakan, dan implementasinya. Kolaborasi seperti inilah yang ingin terus kita bangun,” kata Jihan.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan POGI tidak hanya mendukung suksesnya penyelenggaraan PIT POGI 2027, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menurunkan angka kematian ibu dan berbagai permasalahan kesehatan lainnya di Provinsi Lampung.

Berita Terkait

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji, Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Gubernur Mirza: Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB