Kasus Pemukuluan Mahasiswa Pertanian Unila, Berdamai Secara Kekeluargaan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERANDALAPPUNG.COM – Kasus pemukulan Mahasiswa Fakultas Pertanian berakhir damai. Korban pemukulan Ferdi Ramadon dan pelaku ( WES) telah bertemu dan sudah Berdamai pada Kamis 28 Desember 2023.

 

“Keduanya sudah menyatakan berdamai dan saling memaafkan,” Kata kapolsek, Jum’at (28/12/2023).

 

“Dikarenakan pihak korban (Ferdi) tidak terima dengan pemukulan dari pihak pelaku (WES), sehingga terjadilah aksi pemukulan yang dilakukan oleh pelaku kepada korban yang mengakibatkan pipi sebelah kanan Bengkak” jelasnya.

Baca Juga :  Pasca Jatuhnya Rezim Komunis Pro Tiongkok, Nepal Kini Dipimpin Sushila Karki

 

Senada, WES mengaku dirinya saat itu kesal dan ada salah paham. Meski begitu, ia mengaku sudah memaafkan dan berdamai dengan Ferdi. Ia berharap kejadian serupa tak terulang kembali.

 

“Intinya salah paham saja, Mas, saya kesal dan mungkin Mas WES juga capek. Tapi, saya meminta agar biaya pengobatan saya

Baca Juga :  Bawaslu Lamteng Gelar Rakor, Kehumasan berperan Penting Dalam Pemilu

 

Sementara itu, WES juga menyesal dengan tindakannya. Ia menyesali dan mengaku akan bertanggungjawab pada Ferdi serta siap menanggung pengobatan.

 

“Iya, saya akui salah, saya emosi, dan terpancing emosi karena perkataan korban (Ferdi),” tutur WES.

 

Penganiayaan tersebut terjadi minggu (04:00) subuh. Sedangkan lokasinya berada di Fakultas Pertanian Unila. Korban yang tak terima kemudian melaporkan ke Polsek Kedaton.

Berita Terkait

Silaturahmi di Kodam XXI: Mayjen Kristomei Tekankan Kolaborasi untuk Kemajuan Lampung
Safari Jurnalistik IJP Lampung Rampung Sukses
Lampung sebagai Lumbung Jagung Nasional Inovasi Jadi Syarat Mutlak di Tengah Persaingan Global
Manfaatkan Lokasi Strategis di Dekat Tol, Agen BRILink KMP Ini Berhasil Hidupkan Ekonomi Desa
JKEL Desak Menteri Kehutanan Evaluasi Kinerja Pejabat Konservasi dan Cabut Izin Lembah Hijau
Lembah Hijau, Lembah Kematian: “Bakas”, Harimau Sumatera Agresif yang Berujung Tragis
Harimau Sumatera Tertangkap di Sukabumi Lambar, Petugas Tunggu BKSDA Untuk Proses Evakuasi
Kejari Way Kanan Hadiri Pencanangan Desa Tapis dan Penyaluran Bantuan TP PKK Provinsi Lampung di Kampung Negeri Baru
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:17 WIB

Silaturahmi di Kodam XXI: Mayjen Kristomei Tekankan Kolaborasi untuk Kemajuan Lampung

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:56 WIB

Safari Jurnalistik IJP Lampung Rampung Sukses

Kamis, 27 November 2025 - 12:07 WIB

Lampung sebagai Lumbung Jagung Nasional Inovasi Jadi Syarat Mutlak di Tengah Persaingan Global

Kamis, 13 November 2025 - 13:33 WIB

Manfaatkan Lokasi Strategis di Dekat Tol, Agen BRILink KMP Ini Berhasil Hidupkan Ekonomi Desa

Senin, 10 November 2025 - 07:05 WIB

JKEL Desak Menteri Kehutanan Evaluasi Kinerja Pejabat Konservasi dan Cabut Izin Lembah Hijau

Berita Terbaru

Pendidikan

Kwarda Lampung Sambut Racana UIM

Rabu, 10 Des 2025 - 07:29 WIB