Ini Jawaban Aspidsus terkait Rotasi di Lingkungan Kejaksaan Agung RI, “Sudah Waktunya Muter”
berandalappung.com— Teluk Betung, Kejaksaan Agung merombak jajaran strategis di Kejaksaan Tinggi Lampung di saat lembaga itu tengah menangani sejumlah perkara korupsi berskala besar. Dua posisi kunci, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) dan Asisten Intelijen (Asintel), mengalami pergantian.
Aspidsus Kejati Lampung Armen Wijaya dimutasi ke Kejaksaan Agung. Ia dipercaya menduduki jabatan Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi, dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus). Posisi Armen di Lampung kini diisi Budi Nugraha, yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan.
Rotasi juga menyentuh jabatan Asisten Intelijen. Fajar Gurindro dipindahkan untuk menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang. Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung belum menjelaskan latar belakang mutasi tersebut.
Selain dua posisi strategis itu, mutasi turut menjangkau jajaran kepala kejaksaan negeri. Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Eva Hasibuan ditarik ke pusat untuk menjabat Kepala Bagian Tata Usaha di Pusat Kesehatan Yustisial Kejaksaan Agung. Jabatan Kajari Pringsewu selanjutnya diemban Anggiat AP Pardede, yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar.
Seluruh mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor Kep-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025, yang ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto.
Menariknya pergantian pejabat di tengah penanganan perkara besar kerap memantik perhatian publik. Pemeriksaan Arinal Djunaidi, pemeriksaan Nanda, pemeriksaan Adipati belum selesai akan tetapi Kejagung melakukan rotasi di Kejaksaan Tinggi Lampung ada apa ini?.
Dihubungi terpisah melalui aplikasi pesan singkat, Armen Wijaya menegaskan bahwa mutasi tersebut merupakan hal rutin. “Tidak ada apa-apa. Sudah waktunya muter. Alhamdulillah,” ujarnya singkat.
Meski demikian, Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan apakah rotasi ini berkaitan langsung dengan dinamika penanganan kasus-kasus korupsi yang sedang berjalan di Lampung.
Editor : Alex Buay Sako











