“Heboh Isu Penelantaran di RSUDAM, Ini Klarifikasi Pimpinan Rumah Sakit”

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Heboh Isu Penelantaran di RSUDAM, Ini Klarifikasi Pimpinan Rumah Sakit”

 

berandalappung.com— Tanjung Karang, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung akhirnya buka suara soal dugaan penelantaran pasien dan pemulangan paksa yang belakangan ramai dibicarakan. Manajemen rumah sakit menegaskan, tak ada satupun pasien yang diabaikan. Semua dilayani tanpa kecuali.

Plt. Direktur Utama RSUDAM, dr. Imam Ghozali, mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi internal menyusul munculnya keluhan dari masyarakat. Ia tak menampik adanya perbedaan persepsi antara harapan pasien dan keputusan medis.

“RSUDAM ini rumah sakit rujukan utama di Lampung. Pasien bisa datang dari mana saja. Kami berupaya memberi pelayanan terbaik. Tapi tentu, ekspektasi setiap orang bisa berbeda,” ujar Ghozali saat ditemui, Jumat (4/7/2025).

Menurutnya, pihak rumah sakit langsung bergerak cepat menyempurnakan sistem, terutama menyangkut prosedur pemulangan pasien. Kini, setiap keputusan pemulangan harus melewati dua lapis asesmen dari tim medis dan tim keperawatan.

Baca Juga :  Lagi, Buruh PT Nikomas Asal Lampung Bantu Korban Banjir di Bunut Pesawaran

“Tujuannya agar keputusan medis tidak berdiri sendiri. Kondisi pasien juga dinilai dari sisi keperawatan. Kami ingin memastikan tak ada pasien yang pulang sebelum benar-benar siap,” jelasnya.

Terkait pasien yang merasa dipulangkan dalam kondisi belum pulih, Ghozali menjelaskan bahwa secara medis pasien tersebut sudah layak menjalani rawat jalan dan telah dijadwalkan kontrol lanjutan di poli paru sepekan kemudian.

“Kami tak main-main soal ini. Keluhan masyarakat jadi masukan berharga untuk perbaikan. Tapi secara objektif, keputusan itu sudah sesuai prosedur medis,” tegasnya.

Ghozali juga menyinggung filosofi pelayanan RSUDAM yang berlandaskan jargon “Puakhi” Profesional, Unggul, Adil, Bertanggung Jawab, dan Hati Ikhlas. Kata “puakhi” sendiri dalam bahasa Lampung berarti “saudara”.

Baca Juga :  RSUD Abdul Moeloek Perkuat Layanan HIV Melalui Poli Kanca Sehati, Hadirkan Pelayanan Holistik Tanpa Diskriminasi

“Semua pasien yang datang kami perlakukan seperti saudara. Kami bekerja dengan hati, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” kata Ghozali.

Sebagai rumah sakit tipe A dengan standar Kemenkes RI, RSUDAM menampung pasien dari seluruh fasilitas kesehatan berjenjang mulai faskes tingkat pertama hingga lanjutan. Namun satu hal yang pasti, kata Ghozali, RSUDAM tidak menolak siapa pun yang membutuhkan pertolongan.

“RSUDAM bukan sekadar bangunan dan alat medis. Ini tempat orang mencari harapan. Siapa pun yang datang ke sini, kami perlakukan sebagai manusia yang harus ditolong,” tandasnya.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Hangatkan Kebersamaan, Rutan Kelas I Bandar Lampung Laksanakan Sholat Iduladha 1447 H dengan Hikmat
Tiga Asosiasi Media Lampung Satukan Barisan, Awasi Implementasi MBG
Air Mati, Fasilitas Nihil Developer Perumahan Batara Satu Disorot Warga
Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026
Dua Mahasiswi Unila Hanyut di Wira Garden, Alarm Keras Lemahnya Sistem Peringatan Wisata Alam
Pengelola Wira Garden Tanggap Darurat Cepat, Dukung Penuh Pencarian Korban
Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Dampingi Kapolri Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni
RSUD Abdul Moeloek Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:13 WIB

Hangatkan Kebersamaan, Rutan Kelas I Bandar Lampung Laksanakan Sholat Iduladha 1447 H dengan Hikmat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00 WIB

Tiga Asosiasi Media Lampung Satukan Barisan, Awasi Implementasi MBG

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:17 WIB

Air Mati, Fasilitas Nihil Developer Perumahan Batara Satu Disorot Warga

Kamis, 16 April 2026 - 20:18 WIB

Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026

Kamis, 2 April 2026 - 08:25 WIB

Dua Mahasiswi Unila Hanyut di Wira Garden, Alarm Keras Lemahnya Sistem Peringatan Wisata Alam

Berita Terbaru