Dewan Kota Bandar Lampung Akan Panggil
Kepala Puskesmas Segala Mider Diduga Markup Dana BOK dan BLUD
berandalappung.com — Bandar Lampung, Kepala Puskesmas Segala Mider dr Destriana, M.Kes diduga memaksa bidang di puskesmas untuk menandatangani pengeluaran dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Fiktif serta Dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Berdasarkan informasi dari sumber media ini, kepala puskesmas diperkirakan tidak transparan dalam pengelolaan anggaran kegiatan dan insentif program.
Dugaan tersebut mencakup pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) fiktif, pemotongan insentif, hingga praktik diskriminatif dalam lingkungan kerja.
Terlebih lagi, dalam pelaksanaan kegiatan lapangan, dana yang ditransfer ke rekening pribadi atau penanggung jawab program, namun kemudian diminta dikembalikan secara tunai kepada bendahara Puskesmas dengan sepengetahuan kepala Puskesmas.
“Dana yang masuk ke rekening kami dikembalikan semua secara tunai ke bendahara. Setelah itu baru dibagikan lagi, tapi jumlahnya tidak sesuai dan tidak transparan,” kata sumber kepada media ini. Rabu (07/01).
Selain itu, dugaan juga terjadi pada penanggung jawab program insentif. Insentif tersebut termasuk berasal langsung dari pemerintah pusat dan masuk ke rekening masing-masing penanggung jawab, namun kembali diminta untuk disetor tunai ke pihak Puskesmas.
“Misalnya insentif Rp400 ribu, kami disuruh tanda tangan seolah menerima penuh, tapi yang kami terima cuma Rp100 ribu. Sisanya kami tidak tahu ke mana,” ungkapnya
Tak hanya soal anggaran, pegawai juga mengeluhkan iklim kerja yang dinilai tidak sehat. Mulai dari pembentukan kelompok eksklusif di internal Puskesmas, fasilitas khusus seperti kamar mandi yang dikunci hingga pimpinan.
“Yang disukai dapat jadwal banyak dan tanda tangan dipercepat, yang tidak disukai diperlambat bahkan dipinggirkan,” terangnya
Sementara itu, kepala Puskesmas Gunung Terang Destriana saat di konfirmasi media ini, meminta pihak media untuk tidak mengkonfirmasi melalui sambungan telepon. “Kalau urusan begini, jangan lewat telepon ya pak,” tandasnya.
Sementara Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah saat dikonfirmasi melalu line telpon, mengatakan akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Bapak Muhtadi dan Kepala Puskes Pembantu Segala Mider Ibu dr.Destriana Minggu depan.
Fungsi pemanggilan ini agar dapat di spesifikasi terkait peruntukan dan penggunaan dana BOK dan BLUD, sebab dana ini dari pajak masyarakat Kota Bandar Lampung Ujar Mantan Sekjen Pemuda Pancasila Lampung.
Editor : Alex Buay Sako











