Desaku Maju Dorong Kemandirian Petani, 142 Peserta Ikuti Bimtek Pupuk Hayati Cair

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desaku Maju Dorong Kemandirian Petani, 142 Peserta Ikuti Bimtek Pupuk Hayati Cair

berandalappung.com – Raja Basa, Sebanyak 142 peserta, yang didominasi petani dan perwakilan kelompok tani dari Kabupaten Lampung Selatan, Way Kanan, Kota Bandar Lampung, dan Metro, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pupuk Hayati Cair (PHC) Program Desaku Maju di Aula Gedung Arjuna PKK Agropark, Desa Sabah Balau, Lampung Selatan, Rabu (24/6/2026).

PHC merupakan salah satu program unggulan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan mengenai teknik pembiakan mikroba, pembuatan PHC, hingga cara pengaplikasiannya di lahan pertanian. Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan bantuan sarana produksi berupa biang mikroba, katalis pestisida nabati, dan mineral pendukung.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung, program PHC tahun 2026 akan disalurkan pada 800 titik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Lampung.

 

Baca Juga :  Buka Rakerda 2026, Jihan Sebut Pramuka Mitra Strategis Cetak SDM Unggul

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan praktik lapangan. Petani menilai program tersebut dapat membantu menekan biaya produksi di tengah tingginya harga pupuk kimia serta menjadi solusi untuk meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.

Narasumber dari Microba Culture, Candra Wiguna, menjelaskan bahwa penggunaan PHC secara tepat mampu memperbaiki kualitas tanah dan mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen tanpa mengurangi hasil panen.

Baca Juga :  Izin Gelap, Kerusakan Besar: Way Laga & Celah Kerugian yang Ditanggung Masyarakat

Selain menerima materi teknis, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan PHC sebagai bekal sebelum bantuan sarana dan bahan produksi disalurkan kepada kelompok tani pada Juli–Agustus 2026.

 

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, penyuluh pertanian, perwakilan gapoktan dan poktan, serta Pimpinan Redaksi Trabas.co Bayumi Adinata sebagai narasumber publikasi pertanian.

Program Desaku Maju melalui PHC diharapkan menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan pertanian yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan. (***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

Bareskrim Limpahkan Laporan terhadap Grace Natalie-Abu Janda ke Polda Metro
Prahara Beringin di Tanggamus: Manuver “Pecat” Berujung Pembatalan H-1
Sengketa Tanah Sripendowo, LBH Desak 177 Sertifikat Bermasalah Segera Dibatalkan
Puskesmas Way Kandis Lakukan Inspeksi Kesling dan Pengawasan Limbah Medis Infeksius di TPMB
Nasib Kelas di Ujung Lampung: Anggaran Cekak dan Jerat Regulasi Program Lampung Mengajar
Gubernur Mirza Serahkan SK Plt Bupati Lampung Tengah kepada I Komang Koheri
Warga Potong Kambing Usai Sekda Lampung Tengah Ditetapkan Tersangka
Ratusan Masa Aksi AMAL MBG di Tugu Adiputra Minta Program Dikanjutkan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:40 WIB

Bareskrim Limpahkan Laporan terhadap Grace Natalie-Abu Janda ke Polda Metro

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:36 WIB

Desaku Maju Dorong Kemandirian Petani, 142 Peserta Ikuti Bimtek Pupuk Hayati Cair

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:01 WIB

Prahara Beringin di Tanggamus: Manuver “Pecat” Berujung Pembatalan H-1

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:58 WIB

Sengketa Tanah Sripendowo, LBH Desak 177 Sertifikat Bermasalah Segera Dibatalkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:46 WIB

Nasib Kelas di Ujung Lampung: Anggaran Cekak dan Jerat Regulasi Program Lampung Mengajar

Berita Terbaru