Aliran Air di Lima Kecamatan Bandar Lampung Kembali Normal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Humas PDAM Way Rilau Bandar Lampung, Apriansyah Gunawan. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Kepala Bidang Humas PDAM Way Rilau Bandar Lampung, Apriansyah Gunawan. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalampung.com) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau Bandar Lampung telah menyelesaikan perbaikan kebocoran pipa yang berdampak pada terhentinya aliran air di sejumlah kecamatan, termasuk Teluk Betung Barat, Teluk Betung Timur, Teluk Betung Selatan, Bumi Waras dan Panjang.

Kepala Bidang Humas PDAM Way Rilau Bandar Lampung, Apriansyah Gunawan, mengungkapkan bahwa kebocoran pipa terjadi selama dua minggu terakhir, menyebabkan gangguan distribusi air ke rumah-rumah warga di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Mukhlis Basri Minta Sinergitas Pemerintah untuk Tingkatkan Produktivitas Kopi Lampung Barat

“Kemarin terjadi masalah pada pipa transmisi 400 mm di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di Simpang Talang, yang mengakibatkan kebocoran,” ujar Apriansyah Gunawan Selasa, (13/8/2024).

Menurut Apriansyah, kebocoran tersebut menyebabkan aliran air terhenti ke beberapa wilayah, namun perbaikan kini telah selesai.

“Pendistribusian air sudah mencapai wilayah Panjang, dan pipa baru telah terpasang dengan baik, disertai dokumentasi di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Apriansyah menambahkan bahwa aliran air di seluruh titik yang terdampak kini telah kembali normal.

Baca Juga :  Radityo Egi Silaturahmi ke Ketua GP Ansor Lamsel, Minta Dukungan Pilkada 2024

Atas nama PDAM Way Rilau Bandar Lampung, ia menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat terhentinya pasokan air, yang mengganggu kebutuhan sehari-hari warga.

“Ke depannya, kami mengimbau warga untuk lebih bijak dalam menggunakan air, terutama jika tidak memiliki tampungan air di rumah. Sebaiknya selalu ada stok air sebagai cadangan jika terjadi gangguan aliran,” pungkasnya.

Berita Terkait

Spesial Hari Kartini 2026: Saatnya Wanita Indonesia Prioritaskan Kesehatan
Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik
DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat
Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Provinsi, Tercapai 85,46 % Sudah Mantab
Lampung Masuk Nasional Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Lelang Segera Dimulai
Menteri Tito Karnavian Semprot Pemda: Stop Pelesiran Berkedok Kunjungan Kerja, Pangkas Anggaran Dinas!
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
Skor 55 dan Status “Sangat Tinggi” Capaian Dinas Peternakan di Tengah Refleksi HUT Lampung
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:32 WIB

Spesial Hari Kartini 2026: Saatnya Wanita Indonesia Prioritaskan Kesehatan

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Gestur Nanda–Antonius Picu Polemik

Selasa, 14 April 2026 - 07:02 WIB

DPRD Lampung Dorong RKPD 2027 Berkualitas dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 - 08:40 WIB

Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Provinsi, Tercapai 85,46 % Sudah Mantab

Minggu, 5 April 2026 - 05:31 WIB

Lampung Masuk Nasional Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Lelang Segera Dimulai

Berita Terbaru

Opini

“Kartini yang Dirayakan, Pikiran yang Ditinggalkan”

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:43 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com