Penyakit Lama, Sampah Menumpuk di Tepi Jalan Bandar Lampung Kian Merebak

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpukan sampah hingga berserakan dan disebut-sebut memiliki dampak serius, menumpuk di bagian jembatan, tepat di atas aliran sungai Awi Jl. Pulau Seram, Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Penumpukan sampah hingga berserakan dan disebut-sebut memiliki dampak serius, menumpuk di bagian jembatan, tepat di atas aliran sungai Awi Jl. Pulau Seram, Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Persoalan sampah di kota tapis berseri ini nampaknya agak mulai meresahkan masyarakat.

Penumpukan hingga berserakan dan disebut-sebut memiliki dampak serius, menumpuk di bagian jembatan, tepat di atas aliran sungai Awi Jl. Pulau Seram, Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung Kamis, (22/8/2024).

Warga sekitar, Alvin mengatakan, penumpukan sampah terjadi bukan hanya pada saat ini saja. Ia menyebut bahwa ini memang persoalan yang belum terselesaikan hingga hari ini.

“Udah lama sih ini, sebenarnya ini udh masuknya wilayah kecamatan way halim, tapi emang semua warga dari Tanjungkarang Timur sampe wayhalim juga buang sampah di sini tempat penampungan sementaranya,” kata Alvin saat ditemui di Lokasi pada Kamis (22/8/2024).

Dia memaparkan, selain bau menyengat, penumpukan sampah di sini cukup menganggu dan ditakutkan kedepannya, malah menambah persoalan dan dampak serius bagi lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  Dirbis Bank Lampung Ahmad Jahri Ikut Bersih Pantai di Dies Natalis Pertanian Unila ke-51

Meskipun begitu, dikatakan Alvin, karena sudah berlangsung sejak lama warga sekitar hanya bisa pasrah dengan keadaan seperti demikian.

“Makin kayak gini (Menumpuk), kan malah makin terasa terganggu, kalo bisa mah tolong lah lebih diatur bagaimana bagusnya,” jelas dia.

Selain itu, petugas Satuan Operasional Kebersihan Lingkungan (Sokli), Mus (54) membeberkan, lokasi tersebut memang merupakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang mencakup beberapa wilayah sekitaran.

Dijelaskan dia bahwa, hanya ada satu bak penampung yang tersedia dan diangkut setiap hari. Tapi terkadang, mobil pengangkut bak penampungan terkendala. “Ini aja udah dari tanggal 17 belum diangkut sampai sekarang,” ujarnya dalam wawancara di lokasi pada Kamis (23/8/2024).

Baca Juga :  Kebakaran TPA Bakung: Akses Sulit, Angin Kencang dan Ancaman Lingkungan

Saat ditanya soal larva lalat (Belatung) yang timbul dari penumpukan sampah itu disebut-sebut sampai-sampai naik ke rumah warga di dekat TPS itu, dia pun mengamininya juga.

“Iya, namanya juga sampah udah mengendap, sampe warganya komplen segala ke kita,” tuturnya.

Atas hal demikian, dia berharap agar warga masyarakat dari luar wilayah cakupan TPS yang membandel suka buang sembarang supaya memiliki kesadaran lebih akan hal kebersihan lingkungannya.

Sementara penumpukan sampah yang terjadi, sedari awal tanggal 17 agustus, pihaknya juga sudah melapor kepada pihak pamong setempat

“Harapannya, kalau bisa rutin diangkat juga di tambahkan tempat penampungannya supaya gak berserakan seperti ini,” tutup dia.

Berita Terkait

Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026
“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”
Dua Mahasiswi Unila Hanyut di Wira Garden, Alarm Keras Lemahnya Sistem Peringatan Wisata Alam
Pengelola Wira Garden Tanggap Darurat Cepat, Dukung Penuh Pencarian Korban
Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Dampingi Kapolri Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni
RSUD Abdul Moeloek Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026
PWI Lampung Santuni Anak Yatim dan Terima Sertifikat Tanah Kantor, Lampung Siap Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
RSUD Abdul Moeloek Perkuat Layanan HIV Melalui Poli Kanca Sehati, Hadirkan Pelayanan Holistik Tanpa Diskriminasi
Berita ini 316 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:18 WIB

Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026

Kamis, 2 April 2026 - 08:56 WIB

“Silaturahmi Lintas Generasi KAHMI Lampung, Anas Urbaningrum Gaungkan Semangat ‘Yakin Usaha Sampai”

Kamis, 2 April 2026 - 08:25 WIB

Dua Mahasiswi Unila Hanyut di Wira Garden, Alarm Keras Lemahnya Sistem Peringatan Wisata Alam

Kamis, 2 April 2026 - 06:34 WIB

Pengelola Wira Garden Tanggap Darurat Cepat, Dukung Penuh Pencarian Korban

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:38 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Dampingi Kapolri Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Bet25 Anmeldelse: Den Ultimative Guide til Bonus og Tillid

Kamis, 30 Apr 2026 - 20:43 WIB

Berita Lainnya

Boabet: Den ultimate casinoopplevelsen i Norge

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:13 WIB

Berita Lainnya

NV Casino: Recenzja platformy z atrakcyjnymi bonusami

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:54 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com