Komisi II DPRD Apresiasi Kenaikan Produksi Padi Lampung

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II DPRD Provinsi Lampung mengapresiasi peningkatan produksi padi di Lampung yang mencapai 14–15 persen. Capaian tersebut diharapkan dapat terus meningkat hingga menyentuh angka 20 persen pada 2026.

Fatikhatul Khoiriyah anggota Komisi II DPRD Lampung menilai, kenaikan produksi padi ini tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan hasil dari kerja keras para petani yang didukung oleh berbagai program pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Capaian ini bukan hanya hal yang bisa kita apresiasi begitu saja, tapi ini juga menunjukkan kerja keras petani kita, juga dukungan program pemerintah, baik daerah maupun pusat, dari perbaikan irigasi, ketersediaan pupuk, dan nanti akan diperkuat dengan pendampingan teknis di lapangan,” ujarnya, Kamis (08/01/26).

Baca Juga :  Komisi III DPRD Provinsi Lampung Mendukung Langkah Cepat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Untuk Mendata dan Memverifikasi Pemanfaatan Ruang Milik Jalan (RUMIJA) Oleh Perusahaan Penyelenggara Jaringan Fiber Optik.

Selanjutnya, Mbak Khoir juga mengingatkan agar peningkatan produksi padi tersebut tidak hanya berhenti pada capaian angka, tetapi juga diikuti dengan penguatan tata niaga dan perlindungan harga gabah bagi petani.

Menurutnya, peningkatan produksi berpotensi tidak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan petani apabila tidak disertai kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga, terutama saat panen raya.

Baca Juga :  Delapan Desa Siap Gabung, Gerindra Desak Langkah Cepat DPRD dan Pemkot

“Jangan sampai ada peningkatan produksi tapi tidak berdampak pada kesejahteraan petani akibat fluktuasi harga pada saat panen raya. Kita berharap ini adalah peningkatan produktivitas, tapi juga ada peningkatan kesejahteraan bagi petani,” katanya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kebijakan perlindungan harga gabah berjalan efektif, sehingga hasil kerja keras petani benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Trotoar Rp21,77 Miliar Ambrol, Dinas PU Temukan Besi Tak Sesuai Spesifikasi
Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026
Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Afrizal Gagal Paham Tentang Hibah di APBDP
Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026: Pendapatan Dipangkas Rp19,67 Miliar
Komisi I DPRD Bandar Lampung Minta Virgo Inn Tutup Sementara hingga Perizinan Lengkap
RDP DPRD Bandar Lampung, Pramuka Klarifikasi Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta dan Dana Hibah Rp1 Miliar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:14 WIB

Trotoar Rp21,77 Miliar Ambrol, Dinas PU Temukan Besi Tak Sesuai Spesifikasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Pimpinan DPRD Lampung Siap Kawal Anggaran HPN-Porwanas 2027

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:40 WIB

DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi, Eva Dwiana Fokuskan APBD 2026 pada Pembangunan dan Pelayanan Publik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Fraksi Golkar Soroti Transparansi dan Efisiensi dalam Perubahan APBD Bandar Lampung 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Afrizal Gagal Paham Tentang Hibah di APBDP

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB

Politik

Saran Ringan untuk UU Politik 2029, Dari Anas Urbaningrum

Senin, 14 Sep 2026 - 14:45 WIB

Hukum

Ada Apa? Welly Mendadak Cabut Praperadilan

Jumat, 11 Sep 2026 - 10:18 WIB