AGGRE Capital–Venteny Satukan Kekuatan, UMKM Jadi Target Penguatan Ekonomi Riil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGGRE Capital–Venteny Satukan Kekuatan, UMKM Jadi Target Penguatan Ekonomi Riil

 

 

berandalappung.com— Jakarta, AGGRE Capital dan Venteny resmi mengikat kerja sama strategis untuk memperluas penetrasi pembiayaan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor yang selama ini disebut-sebut sebagai “tulang punggung ekonomi” namun masih kerap dibiarkan berjalan tanpa sokongan konkret dari sistem keuangan formal.

Dalam kemitraan ini, kedua perusahaan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih terjangkau, cepat, dan presisi berbasis data sebuah terobosan yang diharapkan bisa menjangkau UMKM yang kerap luput dari radar perbankan konvensional.

“Kami melihat ada kesenjangan struktural dalam akses pembiayaan UMKM. Melalui kerja sama ini, kami tidak hanya ingin menyalurkan modal, tetapi membangun jembatan sistemik agar UMKM benar-benar menjadi motor pertumbuhan ekonomi, bukan sekadar jargon,” ujar Rian Hidayat, CEO AGGRE Capital.

Venteny, yang telah dikenal sebagai penyedia layanan fintech berbasis teknologi di Asia Tenggara, membawa kekuatan dalam hal ekosistem digital dan pendekatan holistik terhadap kebutuhan pelaku usaha dan tenaga kerja.

Baca Juga :  Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO, Korban Kini Dapat Pendampingan

“UMKM butuh lebih dari sekadar pinjaman. Mereka butuh sistem yang mendampingi, memetakan potensi, dan memotong birokrasi. Bersama AGGRE Capital, kami berupaya menjawab kebutuhan itu secara konkret,” kata Herlina, Division Head Bisnis Venteny.

Salah satu keunggulan dari kolaborasi ini adalah pemanfaatan teknologi Smart Analytics milik AGGRE Capital yang mampu membaca profil dan kelayakan usaha UMKM secara presisi dalam hitungan jam, bukan minggu.

“Dengan Smart Analytics, pembiayaan tidak lagi berbasis spekulasi atau sekadar agunan. Kami bicara tentang pembiayaan berbasis kapabilitas dan rekam jejak produktivitas. Ini paradigma baru dalam menilai UMKM,” tegas Silvester, COO AGGRE Capital.

Dalam lanskap ekonomi saat ini, kemitraan semacam ini menjadi relevan karena UMKM masih menyumbang lebih dari 60 persen terhadap PDB Indonesia, namun hanya sebagian kecil yang menikmati fasilitas pembiayaan formal. Inilah ironi yang ingin diputus melalui pendekatan kolaboratif antara AGGRE Capital dan Venteny.

Baca Juga :  KM-ITERA Gelar Lokakarya Batch III, Kota Baru Punya Masa Depan

Lebih dari sekadar kerja sama bisnis, langkah ini menandai babak baru dalam peta dukungan sistemik terhadap sektor produktif nasional. Kedua perusahaan juga menargetkan terwujudnya inklusi keuangan yang tidak hanya menyentuh angka, tetapi membentuk dampak nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Di Balik Ambruknya Rupiah yang Kian Mendekati Rp 18.000
Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar Way Kanan Persoalkan Perluasan Register 44 Sungai Muara Dua Dalam Mufakat Agung
Skandal BPJS di PT CPB Terkuak, Ratusan Pekerja Diduga Dibiarkan Tanpa Jaminan Sosial
Rawat Tradisi Keagamaan, DKD Lampung Gelar Bimtek dan Kurban di Pesawaran
Permintaan Hewan Kurban Naik Tajam, Pengiriman Sapi dari Lampung Tembus 60 Ribu Ekor
Memelihara Toleransi dalam Setiap Sabetan Parang: Mengapa Warga Kudus Memilih Kerbau
Bursa Calon Ketua Karang Taruna Lampung Memanas, Empat Nama Kuat Mengemuka
Bonatua Silalahi Klaim Tak Temukan Verifikasi Ijazah Jokowi, Dibukukan dalam Karya Terbaru
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:53 WIB

Di Balik Ambruknya Rupiah yang Kian Mendekati Rp 18.000

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:33 WIB

Marga Buay Pemuka Bangsa Raja Negeri Besar Way Kanan Persoalkan Perluasan Register 44 Sungai Muara Dua Dalam Mufakat Agung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:27 WIB

Skandal BPJS di PT CPB Terkuak, Ratusan Pekerja Diduga Dibiarkan Tanpa Jaminan Sosial

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:12 WIB

Rawat Tradisi Keagamaan, DKD Lampung Gelar Bimtek dan Kurban di Pesawaran

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:55 WIB

Memelihara Toleransi dalam Setiap Sabetan Parang: Mengapa Warga Kudus Memilih Kerbau

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Di Balik Ambruknya Rupiah yang Kian Mendekati Rp 18.000

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:53 WIB