PT Nindya Karya Berikan Hak Jawab Terkait Pengerjaan RSPTN Unila Abaikan K3

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2024 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plang pekerjaan PT Nindya Karya yang mengerjakan RSPTN Unila. Foto : berandalappung.com

Plang pekerjaan PT Nindya Karya yang mengerjakan RSPTN Unila. Foto : berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – PT Nindya Karya menyampaikan hak jawab terkait pemberitaan di berandalappung.com yang berjudul “Pengerjaan RSPTN Unila Abaikan K3, Rektor Unila Klaim Sudah Sesuai Prosedur” yang ditayangkan pada 11 September 2024.

Menurut mereka, beberapa informasi yang disampaikan dalam dalam berita tersebut dinilai tidak tepat.

Projrct Manajer PT Nindya Karya M. Berlian Syafaat menyampaikan, Menindak lanjuti pemberitaan online yang ditayangkan pada website berandalampung.com pada hari Selasa tanggal 10 September 2024 yang dikirimkan kepada Rektor Universitas Lampung yang dalam pemberitaannya pihak media menduga bahwa perusahaan kami PT.

Menurut nya PT Nindya Karya mengabaikan kewajiban penting terkait penerapan Alat Pelindung Diri (APD) dan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proyek pembangunan RSPTN, IRC, dan WWTP Universitas Lampung yang diindikasikan dari sebuah foto yang diambil pihak media.

Baca Juga :  Pengerjaan RSPTN Unila Abaikan K3, Rektor Unila Klaim Sudah Sesuai Prosedur

“Dengan ini kami mengklarifikasi bahwa dugaan terhadap foto tersebut tidak tepat, dimana foto yang diambil oleh pihak media merupakan foto alat concrete pump yang baru tiba dan sedang parkir pada lokasi yang aman sebelum dilakukan pekerjaan pengecoran,” jelasnya.

Pekerja proyek diduga tidak menggunakan alat pelindung diri K3. Foto : berandalappung.com

Dirinyapun menjelaskan dimana pada foto tersebut terdapat 2 (dua) orang karyawan/pekerja dari suplier beton ready mix yang sedang melakukan pemeriksaan pada bagian/komponen alat concrete pump yang belum memakai APD (Alat Pelindung Diri).

Baca Juga :  Calon Bupati Pesawaran Aries Sandi Arogan terhadap Wartawan di RSUDAM

“Namun setelah melakukan pemeriksaan terhadap bagian/komponen alat concrete pump dapat dipastikan bahwa 2 (dua) orang pekerja tersebut kemudian memakai APD (Alat Pelindung Diri) berupa helm, rompi, sepatu safety pada saat pekerjaan pengecoran dilaksanakan (foto pelaksanaan pengecoran terlampir),” ujarnya.

Foto pelaksanaan pengecoran yang dikirimkan pada hak jawab ke berandalappung.com.

Perlu kami sampaikan bahwa pelaksanaan pekerjaan pada proyek pembangunan RSPTN, IRC, dan WWTP Universitas Lampung dilaksanakan dengan tetap mematuhi regulasi terkait K3 seperti Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker No. 5 Tahun 1996 tentang Sistem Manajemen K3, dan Permenaker No. 4 Tahun 1987 tentang Panitia Pembina K3 (P2K3). (*)

Berita Terkait

Germasi Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa Pekon Sinar Jaya Uang Rakyat Diduga Lenyap, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Menepis Narasi Mangkrak: IKN Pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi
Hangatkan Kebersamaan, Rutan Kelas I Bandar Lampung Laksanakan Sholat Iduladha 1447 H dengan Hikmat
Tiga Asosiasi Media Lampung Satukan Barisan, Awasi Implementasi MBG
Air Mati, Fasilitas Nihil Developer Perumahan Batara Satu Disorot Warga
Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026
Dua Mahasiswi Unila Hanyut di Wira Garden, Alarm Keras Lemahnya Sistem Peringatan Wisata Alam
Pengelola Wira Garden Tanggap Darurat Cepat, Dukung Penuh Pencarian Korban
Berita ini 409 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:49 WIB

Germasi Bongkar Dugaan Penyimpangan Dana Desa Pekon Sinar Jaya Uang Rakyat Diduga Lenyap, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Senin, 1 Juni 2026 - 21:53 WIB

Menepis Narasi Mangkrak: IKN Pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:13 WIB

Hangatkan Kebersamaan, Rutan Kelas I Bandar Lampung Laksanakan Sholat Iduladha 1447 H dengan Hikmat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00 WIB

Tiga Asosiasi Media Lampung Satukan Barisan, Awasi Implementasi MBG

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:17 WIB

Air Mati, Fasilitas Nihil Developer Perumahan Batara Satu Disorot Warga

Berita Terbaru