Bandar Lampung (berandalappung.com) – Pembangunan Kota Baru di Provinsi Lampung kembali menjadi fokus dalam rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2025.
Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mengungkapkan hal tersebut pada Rabu, (24/10/2024).
“Kita akan melanjutkan pembangunan di tahun 2025, karena prosesnya memerlukan perencanaan yang matang. Tidak bisa terburu-buru,” jelas Elvira.
Prioritas utama dalam proyek ini adalah pembangunan Gedung Kantor Gubernur Lampung. Sementara itu, sejumlah fasilitas lain masih dalam tahap perencanaan.
“Yang akan kita utamakan adalah Gedung Kantor Gubernur. Untuk masjid, penganggarannya bisa berasal dari infak atau dukungan pihak lain,” tambahnya.
Elvira juga menyebutkan bahwa akan dibangun gedung-gedung untuk beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) penting yang berdekatan dengan Kantor Gubernur.
“Gubernur tidak mungkin bekerja sendiri, jadi gedung-gedung OPD yang mendukung juga akan dibangun di sana,” lanjutnya.
Pembangunan infrastruktur penunjang seperti listrik dan air juga menjadi perhatian, agar fasilitas di kawasan Kota Baru dapat berfungsi optimal saat sudah ditempati.
Selain itu, konsep yang diusung dalam pengembangan Kota Baru adalah kota hijau dan pintar (green and smart city), sehingga persiapan yang matang sangat diperlukan.
“Kami tidak asal membangun, semuanya harus direncanakan sesuai dengan amanat Perda. Kami akan membentuk Project Management Unit (PMU) untuk mengkoordinasikan semua pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen perencanaan Kota Baru,” tutup Elvira. (*)











