Pelatihan Kader Nasional PMII Digelar, Pemprov Lampung Dukung Upaya Peningkatan SDM Berkualitas

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung mendukung pelaksanaan Pelatihan Kader Nasional (PKN) XIX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang digelar di Gedung Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP), Rabu (7/8/2025).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat membuka kegiatan yang berlangsung pada 7–14 Agustus 2025 dengan tema ‘Manifesto PMII: Meneguhkan Nasionalisme dan Merawat Tradisi dalam Menjawab Tantangan Global’.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung proses kaderisasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Kami mengusahakan semaksimal mungkin untuk menyertai mengawal hingga akhir, pengawalan kader-kader ini menjadi kader-kader terbaik yang insya Allah diturunkan didalam Kaderisasi PKN ini,” ucapnya.

Wagub dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi keputusan PB PMII yang menempatkan Lampung sebagai tuan rumah pelaksanaan PKN di wilayah Sumatera.

“Saya, atas nama Pemerintah Provinsi Lampung pun mengapresiasi dari PB, dari koordinator, ketua kaderisasi nasional untuk menempatkan PKN salah satu PKN di lingkup Sumatra ini ada di Provinsi Lampung,” lanjutnya.

Wagub dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi seluruh kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mengikuti pelatihan ini yang dinilainya sebagai kader-kader terbaik dan tangguh.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Samsudin dan Ibu Maidawati Gelar Silaturahmi Sambut Kepemimpinan Baru Mirza-Jihan di Mahan Agung

“Ini adalah orang-orang pilihan, sahabat-sahabat yang saya yakin kader-kader PMII 24 karat, yang tangguh, kuat dan kokoh dan juga berani dalam menjawab tantangan dan menjadi solusi umat kedepan.
Kepemimpinan kita terus di tempa dalam berorganisasi, kita semua tidak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat,” ucapnya.

Wagub juga menyampaikan bahwa kader PMII hadir dalam setiap konteks dan realitas masyarakat, sehingga diharapkan kader PMII mampu beradaptasi dengan setiap perkembangan zaman kedepan.

“PMII ini hadir dalam setiap konteks, hadir dalam setiap realitas perubahan, realitas pengembangan yang ada di seluruh masyarakat. Sehingga seluruh program kaderisasi ini di dalam pengembangannya, di dalam perubahan kita juga tetap dan terus menyesuaikan diri,” lanjutnya.

Wagub juga menekankan pentingnya dua karakter utama yang harus dimiliki kader PMII, yakni disiplin intelektual dan disiplin moral.

“Pertama, PMII harus memiliki karakter intelektual, karakter gagasan karakter ide dan pikiran. Ini adalah menjadi pondasi yang paling kuat untuk existing PMII karena hari ini organisasi pergerakan tanpa adanya intelektual, tanpa adanya gagasan ide maka hanya tinggal gerakan-gerakan LSM yang menjadi sampah masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Terpilih Mirza dan Menaker Yassierli, Kolaborasi SDM Menuju Indonesia Emas 2045

“Selain disiplin intelektualisme, kita juga harus memiliki disiplin moral dan ini salah satu juga yang menjadi pondasi kita tetap eksis di dalam berbagai perubahan dan juga tantangan zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Desa, Desa Tertinggal, dan Desa Tertentu Kemenko PMK, Abdul Haris, dalam arahannya menyampaikan bahwa PMII memiliki peran strategis sebagai jembatan antara dunia kampus dan masyarakat.

“PMII harus mampu menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat, antara ide gagasan dan juga tindakan. Disinilah peran kader PMII dibutuhkan untuk mengisi ruang-ruang kosong, ini adalah tantangan bagi PMII kedepan,” ucapnya.

Abdul haris berharap kaderisasi ini akan melahirkan agen perubahan yang strategis dan berdampak terhadap Indonesia kedepan.

“Kami berharap pelatihan kader nasional ini sebagai ruang kaderisasi tertinggi dalam PMII diharapkan membentuk kader-kader yang menjadi agent of change sekaligus strategis dan penggerak sosial,” harapnya.

Berita Terkait

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi
Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat
Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 
Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?
Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum
Pembangunan Lanjutan RS Hewan Lampung Bergulir Dua Pekan Lagi
Puskesmas Kemiling Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Paguyuban Kemiling Bersatu dalam Rangka HUT ke-1
Tidak Transparan di BKD Lampung ada 17 Pejabat Dilantik Diam-Diam
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Ketat Ikat Pinggang Salah Tempat, di Ruang Parlemen atau Dirakyat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:49 WIB

Faktualisasi Kelembagaan: Kemendagri Uji Usulan Pemprov Lampung Soal UPTD di Dinas Peternakan 

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Mengapa Kejagung Mengerem Kasus Makan Bergizi Gratis?

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:33 WIB

Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Rajabasa Indah Laksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Fasilitas Umum

Berita Terbaru