Syamsudin Ahmad Alumni FH Unila, Sukses Rintis Toko Leon di Bogor

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha Muda Alumni Unila, Syamsudin Ahmad. Foto : Ist

Pengusaha Muda Alumni Unila, Syamsudin Ahmad. Foto : Ist

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Pengusaha muda, Syamsudin Ahmad sukses meniti karier dalam dunia usaha sebagai founder Toko Leon di Bogor.

Toko Leon yang didirikan Syamsudin Ahmad ini bergerak dalam usaha pakaian (lini fashion).

Membawa konsep One Stop Shopping Online store, usaha Syamsudin Ahmad kian jadi sorotan.

Pasalnya, selain berhasil memasarkan usahanya melalui online. Alamuni, Fakultas Hukum Unila itu bahkan sukses mendirikan toko ‘Leon Branded’ dan membuka klapangan kerja di Bogor.

Syamsudin menceritakan awal mula ia membangun usaha tersebut pada bulan Agustus 2019 bersama istrinya.

Alasannya memilih usaha fashion karena baju menjadi kebutuhan pokok, terutama bagi kaum wanita.

Maraknya media sosial, membuat tren baju dengan model terbaru bermunculan, sehingga usaha ini menyasar pada baju wanita yang memiliki banyak model.

“Visi dari usaha yang saya rintis ini mulanya menjadikan bisnis untuk memberikan manfaat yang seluas-luasnya, terutama untuk orang-orang terdekat. Tidak hanya pemilik saja yang sejahtera, tapi karyawannya juga harus sejahtera dan orang-orang di sekitar juga merasakan manfaatnya dengan bekerja bersama,” kata Syamsudin,” Rabu (21/8/2024).

Baca Juga :  Juadah Lapis Legit: Cerita Romantis Lebaran di Lampung

Kini, melalui usaha Toko Leon, Syamsudin berhasil memiliki puluhan karyawan. Target marketnya adalah kaum wanita di seluruh Indonesia dengan rentang usia 22-45 tahun.

Ia menceritakan, bahwa dalam menjalankan usaha, tentu saja banyak sekali kendala yang menghadang, baik dari segi internal maupun eksternal.

“Kendala internal dalam usaha yaitu turunnya daya beli konsumen, sedangkan dari segi eksternal adalah adanya karyawan yang terkadang keluar masuk, harus melatih ulang karyawan baru. Kendala lain dari sisi persediaan barang, kita harus selalu up to date karena baju wanita hampir setiap minggu ada model-model baru dan kita harus terus mengikuti model-model itu. Kita harus menyediakan model baru terus, tidak boleh berhenti karena sekali kita berhenti, pelanggan akan diubah,” ujarnya.

Baca Juga :  Owner Sambal Seruit Bu Lin Dinobatkan Duta Seruit Nasional

Dalam usahanya, Syamsudin membeberkan cara ia mengembangkan usahanya, yaitu selalu berusaha menyediakan barang-barang paling baru kepada pelanggan.

“Mempersiapkan SDM, sehingga karyawan-karyawan hingga pelatihan, mengajarkan bagaimana melayani pelanggan dengan baik, karena kalau pelanggan sudah terlayani dengan baik mereka akan merasa puas dan akan repeat order secara terus menerus. Inilah yang membuat usahanya semakin berkembang pesat,” tuturnya.

Alumni Fakultas Hukum Unila itu berpesan jangan takut mencoba dalam memulai usaha.

“Kunci keberhasilan adalah keberanian maka harus berani mencoba, selain itu kenyamanan pelanggan menjadi kunci utama, kita harus tau selera dan kemauan pelanggan, maka di toko kami selalu menyediakan Fashion terbaru dan terupadete cocok untuk semua golongan,” pungkasnya.

Pengusaha Muda Alumni Unila, Syamsudin Ahmad, Foto di Founder Toko Leon di Bogor

Berita Terkait

Memutus Cemas di Sidomulyo: Cara Ciomas Adisatwa Menyelamatkan Pekerja Lokal
Dari Panggung Rock ke Kuah Pindang: Ikhtiar Baru Hary Kohar di Jantung Bandarlampung
Anggota Satpol PP Laporkan Dugaan Pelanggaran Pimpinan ke Pemprov
Apindo Harap Proses Hukum PSMI Tidak Ganggu Operasional Perusahaan dan Stabilitas Ekonomi Daerah
Dari Limbah Pala Menjadi Harapan Baru Petani Ketibung
Karang Indah Mall Diterpa Isu Ijazah Karyawan hingga Tuduhan Tak Berizin, Manajemen Angkat Suara
Liburan Tetap Tenang, BRI RO Bandar Lampung Optimalkan Layanan Selama Libur Panjang Tahun Baru Islam 1447 H
Juadah Lapis Legit: Cerita Romantis Lebaran di Lampung
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:23 WIB

Memutus Cemas di Sidomulyo: Cara Ciomas Adisatwa Menyelamatkan Pekerja Lokal

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:36 WIB

Dari Panggung Rock ke Kuah Pindang: Ikhtiar Baru Hary Kohar di Jantung Bandarlampung

Rabu, 29 April 2026 - 11:34 WIB

Anggota Satpol PP Laporkan Dugaan Pelanggaran Pimpinan ke Pemprov

Kamis, 9 April 2026 - 09:51 WIB

Apindo Harap Proses Hukum PSMI Tidak Ganggu Operasional Perusahaan dan Stabilitas Ekonomi Daerah

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:29 WIB

Dari Limbah Pala Menjadi Harapan Baru Petani Ketibung

Berita Terbaru