Purnama Wulan Sari Mirza Dorong Deteksi Dini Penyakit Jantung Rematik, Upaya Lindungi Generasi Masa Depan

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menegaskan pentingnya deteksi dini penyakit jantung rematik (PJR) sebagai langkah strategis untuk melindungi kesehatan anak-anak sekaligus menciptakan generasi Lampung yang sehat dan berkualitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan skrining Rheumatic Heart Disease (RHD) atau Penyakit Jantung Rematik (PJR) yang untuk pertama kalinya digelar di Provinsi Lampung dan dipusatkan di SDN 1 Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Penawar Tama, Kabupaten Tulang Bawang, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Tulang Bawang Herlinawati Qudrotul, S.H., Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulang Bawang, Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Jantung Indonesia Pusat Iwet Ramadhan, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Tulang Bawang, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan pelaksanaan skrining tersebut.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas upaya pencegahan penyakit jantung sejak usia dini.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Kami berharap kegiatan skrining ini menjadi langkah awal untuk memperluas deteksi dini penyakit jantung rematik di Provinsi Lampung, sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan pemeriksaan sejak dini,” ujar Purnama.

Baca Juga :  Siswa-Siswi SMA Taruna Nusantara Terima Motivasi sebagai Calon Pemimpin Bangsa di Masa Libur Natal dan Tahun Baru

Ia menilai pemeriksaan menggunakan metode ekokardiografi (USG jantung) merupakan langkah penting untuk menemukan potensi kelainan jantung sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih berat. Dengan deteksi lebih awal, penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sehingga risiko komplikasi dapat ditekan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap upaya promotif dan preventif, Purnama Wulan Sari Mirza secara resmi membuka pelaksanaan skrining yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan jantung kepada para peserta.

Sementara itu, Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Tulang Bawang sebagai lokasi pertama pelaksanaan skrining penyakit jantung rematik di Provinsi Lampung.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pendekatan pencegahan dan deteksi dini.

“Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sangat mendukung kegiatan ini. Pencegahan dan deteksi dini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.

Hankam berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak usia dini.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Tulang Bawang, Herlinawati Qudrotul, S.H., menambahkan bahwa kesehatan jantung harus menjadi perhatian sejak anak-anak. Menurutnya, deteksi dini merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Serahkan Dokumen Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 Kepada DPRD Lampung

“Melalui kegiatan skrining ini, kita ingin memastikan kesehatan jantung anak-anak dapat diketahui sejak dini. Dengan pemeriksaan yang tepat, apabila ditemukan adanya indikasi penyakit, maka dapat segera dilakukan penanganan dan tindak lanjut,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Jantung Indonesia Pusat, Iwet Ramadhan, menjelaskan bahwa penyakit jantung rematik umumnya berawal dari infeksi tenggorokan akibat bakteri yang tidak ditangani dengan baik hingga memicu kerusakan pada katup jantung.

Karena itu, edukasi kepada masyarakat serta pemeriksaan sejak dini menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

“Penyakit jantung rematik sebenarnya dapat dicegah. Karena itu, penting bagi kita untuk mengenali gejala, melakukan pemeriksaan, serta memberikan penanganan sedini mungkin,” jelasnya.

Pelaksanaan skrining RHD/PJR di Kabupaten Tulang Bawang menjadi tonggak awal penguatan deteksi dini penyakit jantung rematik di Provinsi Lampung. Melalui sinergi antara Yayasan Jantung Indonesia, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak anak memperoleh akses pemeriksaan kesehatan jantung sehingga kualitas kesehatan generasi penerus dapat terus ditingkatkan.

Berita Terkait

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji, Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Gubernur Mirza: Penguatan Satlinmas sebagai Pilar Keamanan dan Perlindungan Masyarakat Lampung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB