Regenerasi di Ujung Tombak: Estafet Baru Nakhoda Prodi Universitas Muhammadiyah Lampung
berandalappung.com— Raja Basa, wajah-wajah baru resmi mengisi pos strategis di lingkungan Universitas Muhammadiyah Lampung (UML). Pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Kampus II UML, Rektor Dr. Marzuki secara resmi melantik 16 Ketua Program Studi (Kaprodi) baru untuk masa jabatan 2026–2030.
Bukan sekadar rutinitas birokrasi, pelantikan ini dibaca sebagai langkah taktis universitas untuk menjawab tantangan tata kelola dan mutu pendidikan tinggi yang kian dinamis.
Prosesi yang berlangsung khidmat ini turut disaksikan oleh anggota Badan Pembina Harian (BPH) UML, Drs. Jazim Ahmad, M.Pd., serta jajaran dekan dan civitas akademika.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan yang dibacakan Rektor, para kaprodi baru ini akan tersebar di lima fakultas utama guna mengejar target besar: menjadikan UML sebagai kampus yang unggul, Islami, dan berkemajuan.
Struktur Baru, Tantangan Baru
Rektor Marzuki dalam pidatonya tidak menampik beratnya beban yang dipikul para kaprodi baru.
Di era kompetisi perguruan tinggi yang makin ketat, program studi adalah unit yang bersentuhan langsung dengan mahasiswa dan kurikulum.
“Ketua Program Studi merupakan ujung tombak pengelolaan akademik. Peran mereka sangat krusial dalam menjaga kualitas pembelajaran, menggenjot kinerja dosen, dan yang paling utama, mendongkrak akreditasi prodi,” ujar Marzuki.
Senada dengan Rektor, BPH UML Jazim Ahmad mengingatkan bahwa jabatan ini adalah amanah yang menuntut integritas tinggi.
Jazim menekankan pentingnya meruntuhkan sekat-sekat birokrasi melalui sinergi yang kuat. “Harus ada lini koordinasi yang cair dan profesional antara pimpinan universitas, fakultas, hingga program studi,” tegasnya.
Berikut adalah daftar lengkap 16 Kaprodi UML periode 2026–2030 yang baru dilantik:
Fakultas Agama Islam
Rizky Khairunnisa (Kaprodi Manajemen)
Noorikha Pandayahesti Saputeri (Kaprodi Perbankan Syariah)
Ulil Albab (Kaprodi Ekonomi Syariah)
Sofyan Harahap, S.Pd.I., M.Pd. (Kaprodi Pendidikan Agama Islam)
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Mike Meiranti (Kaprodi Ilmu Komunikasi)
Tia Marlinda Sari (Kaprodi Ilmu Pemerintahan)
Yonnawati, M.H. (Kaprodi Ilmu Hukum)
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Samanik, S.S., M.Hum. (Kaprodi Sastra Inggris)
Dr. Idawati, M.Pd. (Kaprodi Pendidikan Bahasa Indonesia)
Dwi Desmayanasari, M.Pd. (Kaprodi Pendidikan Matematika)
Zohri Hamdani, M.Pd. (Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris)
Dela Devita, M.Pd. (Kaprodi Pendidikan Luar Biasa)
Fakultas Teknik
Sri Suryani, M.T. (Kaprodi Teknik Elektro)
Seli Puri Andani, S.Kom., M.T.I. (Kaprodi Informatika)
Ir. M. Safiq Zahibul Fadila, S.T., M.T. (Kaprodi Teknik Sipil)
Fakultas Psikologi
Meti Puspitasari, M.Psi., Psikolog (Kaprodi Psikologi)
Ada catatan krusia di Balik Pelantikan
Bagi pengamat pendidikan tinggi, perombakan formasi di tingkat prodi ini memuat pesan tersurat: UML sedang melakukan akselerasi mutu lulusan.
Mengingat tantangan dunia kerja di tahun 2026 yang makin bertumpu pada digitalisasi dan fleksibilitas kompetensi, para nakhoda baru ini dituntut tidak hanya piawai mengurus administrasi kampus, melainkan juga harus mampu berinovasi dalam mematangkan kesiapan kerja para mahasiswanya.
Kini, publik kampus menunggu bagaimana 16 kaprodi baru ini menerjemahkan visi “unggul dan berkemajuan” ke dalam ruang-ruang kelas dan laboratorium mereka.(***)
Editor : alex jefri











