Munas HIPMI di Bandar Lampung Diwarnai Isu Premanisme, Ormas Lokal Siaga Satu: “Jangan Nodai Bumi Lampung!”

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Munas HIPMI di Bandar Lampung Diwarnai Isu Premanisme, Ormas Lokal Siaga Satu: “Jangan Nodai Bumi Lampung!”

 

berandalappung.com — Raja Basa,Ajang Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang sedianya menjadi panggung gagasan dan konsolidasi pengusaha muda, justru diwarnai aroma tak sedap. Kamis (11/6/26).

Di pelaksanaan pada 10–11 Juni 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung, isu serius mencuat ketika salah satu calon ketua umum (Caketum) diduga memboyong massa dari luar daerah yang disinyalir beririsan dengan kelompok preman.

Isu ini bukan sekadar kabar angin. Di lapangan, kekhawatiran mulai terasa. Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) asli Lampung langsung bereaksi keras, mengingatkan bahwa stabilitas daerah bukan taruhan dalam kontestasi elite organisasi.

Ketua Pandawa Provinsi Lampung, Muhamad Hatta, menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan Munas, namun dengan garis tegas bahwa jangan sampai forum intelektual berubah menjadi arena intimidasi.

“Silakan Munas digelar di sini, kami terbuka. Tapi ini forum pengusaha muda terdidik, bukan panggung kekuatan jalanan. Jangan sampai membuat kegaduhan di Bumi Lampung,” tegasnya.

Baca Juga :  Deras Penolakan Diskusi Rocky Gerung, BEM FEB Unila : Tetap Dilaksanakan

Ia mengingatkan seluruh kubu caketum agar tidak bermain api dengan memobilisasi massa bayaran. “Junjung tinggi adat, hormati kearifan lokal. Jangan kotori Lampung dengan cara-cara premanisme,” lanjut Hatta.

Nada lebih keras datang dari Panglima Gema Masyarakat Lokal (GML) Indonesia Provinsi Lampung, Arif Gunawan. Ia menyatakan pihaknya telah menetapkan status siaga penuh untuk mengawal jalannya Munas.

“Kami dukung acara ini, tapi keamanan warga adalah harga mati. Jangan ada yang coba-coba bawa kekacauan ke sini,” ujarnya.

Arif bahkan melontarkan peringatan terbuka jika indikasi provokasi atau ancaman fisik benar terjadi, konsolidasi lintas ormas akan digerakkan tanpa kompromi.

“Ingat, ini Bumi Lampung. Ada tatanan, ada marwah. Jangan ada yang sok jago bawa nama preman. Kalau ada yang buat onar, kami pastikan seluruh kekuatan ormas Lampung akan turun,” tegasnya.

Situasi ini makin sensitif mengingat rekam jejak internal HIPMI di Lampung sebelumnya sempat tercoreng kasus hukum. Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan dengan dugaan keterlibatan oknum yang dikaitkan dengan jaringan HIPMI dalam penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi.

Kasus itu bahkan mencuat setelah adanya penggerebekan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di sebuah lokasi karoke di Bandar Lampung yang menyeret nama oknum-oknum yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan lingkungan HIPMI daerah. Dari operasi tersebut, aparat menemukan barang bukti berupa
Narkotika jenis ekstasi dan mengamankan sejumlah individu untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut menjadi alarm keras bagi organisasi yang selama ini mengusung citra profesionalisme dan integritas pengusaha muda. Kini, bayang-bayang persoalan lama itu kembali menghantui, di saat HIPMI justru tengah menjadi sorotan nasional melalui gelaran Munas.

Baca Juga :  Terungkap! Sebelum Tetapkan Welly Adiwantra Tersangka, Penyidik Periksa 52 Saksi dan Sita Sejumlah Barang Bukti

Publik pun menanti sikap tegas panitia dan elite nasional HIPMI, apakah mampu menjaga marwah organisasi, atau justru membiarkan momentum besar ini ternodai oleh isu premanisme dan jejak kelam Narkotika.

Satu pesan dari Lampung sudah terang “datanglah sebagai pengusaha, bukan pembuat onar’. (***)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

PANGDAM XXI/RI IMBAU WARGA TETAP TENANG, SIAGA PASUKAN HADAPI AKTIVITAS ANAK KRAKATAU
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan
Angin Berubah, Debu Anak Krakatau Bergeser Ke Banten Jabar, Aprozi Minta Posko 1X24 Jam
RDUDAM Gelar Wabinar P2KB
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Desak Aparat Penegak Hukum Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Lampung Utara
Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:05 WIB

PANGDAM XXI/RI IMBAU WARGA TETAP TENANG, SIAGA PASUKAN HADAPI AKTIVITAS ANAK KRAKATAU

Senin, 7 September 2026 - 05:58 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

Senin, 7 September 2026 - 05:54 WIB

Angin Berubah, Debu Anak Krakatau Bergeser Ke Banten Jabar, Aprozi Minta Posko 1X24 Jam

Selasa, 1 September 2026 - 06:05 WIB

RDUDAM Gelar Wabinar P2KB

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com

Berita Terbaru

Screenshot

Pemerintahan

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:10 WIB

Pendidikan

Unila Berkawan dengan Petani, Perkenalkan APH untuk Kendalikan HPT

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:40 WIB