Air Mati, Fasilitas Nihil Developer Perumahan Batara Satu Disorot Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air Mati, Fasilitas Nihil Developer Perumahan Batara Satu Disorot Warga

berandalappung.com— Natar,  warga Perumahan Batara Satu Desa Pemanggilan Kecamatan Natar, meluapkan kekecewaan terhadap pihak pengembang (developer) menyusul krisis air bersih yang tak kunjung terselesaikan.

Selama hampir satu bulan terakhir, distribusi air disebut tidak merata sebagian rumah masih kebagian, sementara lainnya mengalami mati total.

Salah seorang warga mengungkapkan, kondisi ini diperparah dengan respons lambat dari pihak pengelola, meskipun iuran air tetap dibayar rutin setiap bulan sebesar Rp50 ribu.

“Kami bayar rutin, tapi kalau air bermasalah seperti ini, responnya lambat. Ada yang dapat air, ada yang tidak, bahkan ada yang mati total,” keluhnya.

Saat dikonfirmasi, Misri selaku penanggung jawab dari pihak developer justru dinilai berkelit. Ia menyebut permasalahan air masih dalam tahap pengajuan pemasangan meteran dan pengerjaan baru bisa dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Khawatir Ambruk, Sekolah Ibtidaiyah Di Pesawaran Minta Perhatian Pejabat Berwenang

Namun, pernyataan tersebut menuai tanda tanya. Misri juga mengakui bahwa pengelolaan sebelumnya dilakukan oleh pihak lain bernama Waluyo, yang disebut tidak transparan dalam keuangan serta lalai dalam pemeliharaan.

“Awalnya dikelola Pak Waluyo, tapi tidak transparan dan pemeliharaannya tidak baik. Makanya kami ambil alih. Kami juga baru tahu minggu ini karena sebelumnya dilaporkan baik-baik saja,” ujar Misri.

Alasan tersebut tak serta-merta meredam kekecewaan warga. Mereka menilai developer lepas tangan dan terkesan baru bergerak setelah keluhan mencuat.

Tak hanya persoalan air, warga juga menyoroti minimnya fasilitas dasar di perumahan tersebut. Hingga kini, musala dan ruang terbuka hijau (RTH) belum tersedia. Kondisi jalan pun belum sepenuhnya layaksebagian masih berupa tanah merah yang berubah becek parah saat hujan.

“Kalau hujan, beceknya bukan main. Rasanya seperti keluar dari hutan,” ujar warga lainnya.

Masalah drainase juga menjadi sorotan serius. Saluran air yang belum rampung membuat aliran air hujan tak terkendali hingga menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan warga.

Baca Juga :  "Satu-satunya Penumpang yang Bertahan dari Jatuhnya Air India 171”

“Air hujan dari atas langsung turun ke rumah kami karena siring belum dibuat semua. Pondasi rumah saya sudah dua kali jebol, yang kedua ini belum diperbaiki sama sekali,” ungkap warga.

Sejumlah warga mendesak developer segera bertanggung jawab dan menyelesaikan seluruh persoalan mendasar, mulai dari distribusi air bersih, pembangunan fasilitas umum, hingga infrastruktur jalan dan drainase.

Jika tak segera ditangani, bukan tidak mungkin persoalan ini akan berujung lebih besar dari warga yang merasa dirugikan oleh pengembang. (***)

Editor : Alex Buay Sako

Berita Terkait

Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026
Dua Mahasiswi Unila Hanyut di Wira Garden, Alarm Keras Lemahnya Sistem Peringatan Wisata Alam
Pengelola Wira Garden Tanggap Darurat Cepat, Dukung Penuh Pencarian Korban
Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Dampingi Kapolri Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni
RSUD Abdul Moeloek Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026
PWI Lampung Santuni Anak Yatim dan Terima Sertifikat Tanah Kantor, Lampung Siap Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
RSUD Abdul Moeloek Perkuat Layanan HIV Melalui Poli Kanca Sehati, Hadirkan Pelayanan Holistik Tanpa Diskriminasi
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Perkuat Layanan Kesehatan Anak Lewat Poli Eksekutif Ramah Keluarga
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:17 WIB

Air Mati, Fasilitas Nihil Developer Perumahan Batara Satu Disorot Warga

Kamis, 16 April 2026 - 20:18 WIB

Wira Garden Perkuat Sistem Keamanan Pasca Insiden 1 April 2026

Kamis, 2 April 2026 - 08:25 WIB

Dua Mahasiswi Unila Hanyut di Wira Garden, Alarm Keras Lemahnya Sistem Peringatan Wisata Alam

Kamis, 2 April 2026 - 06:34 WIB

Pengelola Wira Garden Tanggap Darurat Cepat, Dukung Penuh Pencarian Korban

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:38 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Dampingi Kapolri Tinjau Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Kadis PSDA Disorot Usai Diduga Ancam Wartawan, HMI Bersuara Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:11 WIB

Berita Lainnya

Serangan Verbal ke Jurnalis, L@pakk Minta Sekda Lampung Bertindak

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:19 WIB

error: Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi berandalappung.com