Atasi Permasalahan Sampah, Mahasiswa KKN Unila Inovasikan Rocket Stove di Kelurahan Campang Raya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atasi Permasalahan Sampah, Mahasiswa KKN Unila Inovasikan Rocket Stove di Kelurahan Campang Raya

berandalappung.com— BANDAR LAMPUNG, 23 Januari 2026, Pertumbuhan kawasan urban di Kelurahan Campang Raya membawa konsekuensi logis pada meningkatnya volume limbah padat rumah tangga.

Minimnya akses layanan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di beberapa titik, seperti di RT 01 LK 1, memicu praktik pembuangan sampah sembarangan yang berujung pada pencemaran lingkungan serius.

Menanggapi isu kesehatan dan kualitas udara tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) mengambil langkah proaktif dengan menginisiasi program pembuatan Rocket Stove sebagai teknologi tepat guna pengelolaan sampah mandiri yang ramah lingkungan.

Dengan adanya inovasi untuk mengubah pola pembakaran konvensional diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat selama ini, pembakaran sampah secara terbuka oleh warga menjadi penyumbang utama penurunan kualitas udara di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Lampung Menghadiri Rapat Paripurna Pandangan Umum dari Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung

Emisi asap dari pembakaran terbuka berisiko tinggi terhadap gangguan pernapasan masyarakat sekitar.

Hadirnya Rocket Stove menjadi angin segar. Teknologi ini dirancang untuk menciptakan pembakaran yang efisien melalui sistem sirkulasi udara yang optimal.

Dengan suhu pembakaran yang lebih tinggi dibandingkan api terbuka, alat ini mampu meminimalisir emisi asap dan gas berbahaya.

Program kerja ini merupakan Hasil Kolaborasi dan Musyawarah Warga setempat, Program ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan hasil dari proses panjang survei lapangan dan musyawarah bersama warga, Penentuan titik penempatan rocket stove diputuskan berdasarkan kesepakatan bersama untuk memastikan alat ini dapat diakses secara efektif oleh warga yang paling terdampak keterbatasan sarana pembuangan sampah.

Baca Juga :  Duta Mahasiswa FP Unila 2025 Dilantik: Bukan Sekadar Simbol, tapi Representasi Nilai dan Integritas

Perwakilan mahasiswa KKN Unila menyatakan bahwa tantangan sampah di Campang Raya memerlukan pendekatan di sumbernya. Dengan memberikan edukasi mengenai metode penanganan sampah yang benar, diharapkan warga tidak lagi bergantung pada pembuangan liar.

“Kami melihat adanya korelasi kuat antara peningkatan volume sampah dengan kebutuhan metode penanganan yang praktis. Rocket stove adalah jembatan teknologi sederhana agar warga bisa mengelola sampahnya tanpa merusak kualitas udara,” pungkas Koordinator Desa KKN Unila.

Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN Unila berharap Campang Raya dapat menjadi contoh kelurahan yang mampu mengelola tantangan urbanisasi dengan solusi mandiri dan berkelanjutan.

Editor : Hengki Utama

Berita Terkait

500 Mahasiswa Masuk LK I HMI, Apa yang Akan Mereka Bawa Pulang?
Mahasiswa FP Unila Diduga Dikeroyok Usai Kericuhan Parade, Keluarga Desak Polisi Usut Pelaku
Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur
Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme
Kampus Unggul IIB Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika
Demo di Kejati Lampung, Mahasiswa Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
HMPS Ilmu Pemerintahan UM Lampung Belajar Partisipasi Pemilih di KPU Kota Bandar Lampung
Jihan dan Marindo Duduk Bersama Pergerakan Mahasiswa, Siap Tindaklanjuti Aspirasi!
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:30 WIB

500 Mahasiswa Masuk LK I HMI, Apa yang Akan Mereka Bawa Pulang?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Mahasiswa FP Unila Diduga Dikeroyok Usai Kericuhan Parade, Keluarga Desak Polisi Usut Pelaku

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Pantai Tanjung Gading Punya Potensi Wisata, KKN UML Dorong Promosi dan Perhatian Infrastruktur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Lawan Limbah Dapur, Mahasiswa Malahayati Ajarkan Warga Tejo Agung Racik Sabun Eco-Enzyme

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:50 WIB

Kampus Unggul IIB Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika

Berita Terbaru