Kisah Iwan Tarigan, Petani yang Berhasil Tanam 200 Pohon Kurma di Tanah Karo
berandalappung.com— Di lereng Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara, terbentang kebun kurma yang subur. Kisah di balik kebun ini sangat inspiratif, yaitu perjuangan Iwan Tarigan yang berhasil membudidayakan 200 pohon kurma.
Awalnya banyak yang meremehkan Iwan Tarigan untuk menanam kurma di Tanah Karo. Pasalnya, kurma dikenal sebagai tanaman yang tumbuh subur di daerah panas dan kering.
Namun, Iwan Tarigan tidak menyerah. Dia percaya bahwa dengan tekad dan kerja keras, dia bisa mewujudkan mimpinya.
Pada tahun 2017, Iwan Tarigan mulai menanam 200 pohon kurma di lahan seluas 1.800 meter persegi miliknya. Dia mempelajari teknik budidaya kurma secara otodidak, mencari informasi dari berbagai sumber, dan melakukan percobaan.
Iwan Tarigan menghadapi berbagai tantangan, seperti iklim yang tidak ideal, serangan hama dan penyakit, serta keterbatasan modal.
Namun, dia tidak pernah menyerah. Iwan terus belajar dan berinovasi untuk mengatasi setiap masalah yang muncul. Setelah tiga setengah tahun berjuang, Iwan Tarigan akhirnya memetik hasil yang memuaskan.
Pohon-pohon kurmanya mulai berbuah lebat. Hasil panennya pun berlimpah, bahkan ada yang mencapai 100 kilogram per pohon.
Pada tahun 2020, Iwan sengaja membeli buah kurma secara online dari negara Arab, kemudian ia membandingkan kualitas rasa buahnya dengan hasil buah kurmanya sendiri.
Ternyata rasanya seimbang dan tak kalah nikmat dari buah yang ditanam di iklim panas. Keberhasilan Iwan Tarigan ini membuktikan bahwa kurma bisa tumbuh subur di Tanah Karo.
Dia juga berhasil mematahkan anggapan, bahwa kurma hanya bisa tumbuh di daerah panas dan kering. Keberhasilan Iwan Tarigan tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Kebun kurmanya menjadi daya tarik wisata baru di Tanah Karo. Bahkan banyak wisatawan yang datang untuk melihat langsung kebun kurma dan mencium buah kurma hasil panen Iwan Tarigan.
Selain itu, keberhasilan Iwan Tarigan juga menginspirasi petani lain di Tanah Karo, untuk mencoba budidaya kurma.
Editor : Alex Jefri
Sumber Berita: Radar Sukabumi











