Petani singkong desak naikan harga, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Bergerak Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Januari 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar respon cepat atas kenaikan harga singkong. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar respon cepat atas kenaikan harga singkong. Foto: Wildanhanafi/berandalappung.com

Berandalappung.com – Ribuan petani singkong Lampung melakukan unjuk rasa di halaman kantor Gubernur Lampung. Senin (13/1/2025)

Ribuan massa aksi ini mendesak Pj Gubernur Lampung menerapkan harga singkong seuai kesepakatan sebelumnya, yakni yakni Rp 1.400 per kilogram dengan potongan maksimal 15 persen.

Namun, di momen yang bersamaan Gubernur Lampung, Samsudin justru berada di Jakarta lantaran menghadiri kegiatan di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar saat menemui petani untuk menyampaikan kesimpulan audiensi dengan perwakilan petani.

“Tadi saya sudah telpon Pak Pj Gubernur, ternyata dia sedang berada di Jakarta,” ujar Giri, Senin (13/1/2025)

Baca Juga :  DPRD Lampung Gelar Rapat Paripurna untuk Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2025-2030

“Pj gubernur minta diberi waktu paling lama tiga hari untuk menyampaikan surat ke perusahaan,” urai Giri.

Namun, petani tidak menghendaki toleransi waktu lantaran tak ingin hanya dinina-bobokan.

Sehingga, ribuan petani ini pun meminta jajaran pemerintah provinsi Lampung mendistribusikan surat kesepakatan tersebut ke perusahaan agar segera diterapkan mulai Selasa (14/1/2024) besok.

Sebelumnya, ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar menyampaikan hasil audiensi kepada ribuan masa aksi petani singkong.

“Kami sudah diskusi dengan perwakilan para petani, ada beberapa point yang disepakati. Kesepakatan yang sama dengan keputusan bersama antara Pj Gubernur tapi ada yang ditambah,” ujar Ketua DPRD Lampung di hadapan para petani.

Baca Juga :  Bakti Sosial Ramadan, TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Ratusan Paket Sembako

Adapun poin yang dimaksud yakni harga singkong dari petani disepakati dengan harga kesepakatan sebelumnya, yakni Rp 1.400 per kilogram dengan potongan maksimal 15 persen dan usia tanam minimal 9 bulan.

“Kemudian ada pembinaan petani, monitoring harga dan pelaksanaan tera ulang timbangan di setiap lapak dan ada juga hilirisasi,” tambahnya.

Audiensi tersebut juga menyepakati poin tambahan sesuai tuntutan petani.

“Bagi perusahaan yang tidak melakukan dan melaksanakan kesepakatan SKB terkait harga ubi kayu maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya.

Berita Terkait

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung
Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
HPN 2027 di Lampung, Dewan Pers Minta Semua Ikut Terlibat
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Berita Terbaru