Puluhan Calon Advokat Lampung Ikuti UPA Peradi 2026 secara Serentak

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Calon Advokat Lampung Ikuti UPA Peradi 2026 secara Serentak

berandalappung.com —Raja Basa,  Puluhan calon advokat di Provinsi Lampung mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) yang digelar oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di Gedung Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL), Sabtu (11/7/2026).

Ujian ini dilaksanakan secara serentak bersama ribuan peserta lain di seluruh Indonesia.

Perwakilan Peradi Pusat, Wiwik, saat membuka prosesi ujian menyampaikan bahwa antusiasme pesilat hukum tahun ini tetap tinggi.

“Total ada 3.643 orang calon advokat di seluruh Indonesia yang mengikuti UPA yang digelar Peradi hari ini,” ujarnya.

Pelaksanaan UPA di Lampung ini dihadiri oleh Korwil Peradi Lampung Sukarmin, Ketua DPC Peradi Bandar Lampung Bey Sudjarwo, Sekretaris Chandra Mulyawarman, serta para Ketua DPC Peradi dari Pringsewu, Metro, dan Lampung Timur.

Ketua Peradi Bandar Lampung, Bey Sudjarwo, membenarkan tingginya minat sarjana hukum untuk bergabung dengan organisasi advokat di bawah kepemimpinan Ketua Umum Prof. Otto Hasibuan tersebut.

“Kami sebagaimana biasanya, setiap tahun menggelar ujian advokat dan permintaan untuk ikut itu banyak sekali,” kata Bey usai meninjau pelaksanaan ujian di UBL.

Menurut Bey, format UPA yang digelar serentak di berbagai daerah sengaja dirancang untuk memudahkan para calon advokat.

“Ujian ini digelar di banyak kota demi meringankan peserta, baik dari segi biaya, waktu, maupun akomodasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo akan Resmikan RS M. Thohir, Mendarat di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Krusi

Lampung sendiri menjadi bagian dari puluhan kota penyelenggara di Indonesia,” tambahnya.

Jakarta Didominasi Peserta Terbanyak

Sementara itu di Jakarta, pelaksanaan UPA dibuka langsung oleh Ketua Umum DPN Peradi, Prof. Otto Hasibuan, di Universitas Tarumanagara (Untar).

Otto mengonfirmasi bahwa UPA kali ini merupakan pelaksanaan yang ke-32 kalinya.

“Jumlah pesertanya secara nasional adalah 3.643 orang. Hari ini dilaksanakan serentak di 40 kota di seluruh Indonesia pada jam yang bersamaan,” jelas Otto.

Peradi sendiri rutin menyelenggarakan UPA sebanyak dua kali dalam setahun dengan rata-rata akumulasi peserta mencapai 7.000 orang per tahun.

Untuk gelaran kali ini, DKI Jakarta masih mendominasi basis peserta terbesar dengan total 1.068 orang terdaftar.

Komitmen Zero KKN dan Tantangan Teknologi

Dalam peninjauan tersebut, Otto mengungkapkan bahwa tingkat kelulusan UPA Peradi terus mengalami tren kenaikan yang positif.

Kondisi ini jauh berbeda dibandingkan masa-masa awal Peradi berdiri, di mana angka kelulusan hanya berkisar 8 hingga 9 persen dari total 10.000 peserta.

Rendahnya kelulusan di masa lalu, menurut Otto, terjadi karena banyak peserta yang belum siap dengan komitmen Peradi yang menerapkan standar ketat.

“Kami sejak awal konsisten melakukan ujian dengan prinsip *zero* KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) demi menjaga mutu profesi.

Dulu bahkan ada peserta yang berdemo hingga menggulingkan meja ketum karena meminta diluluskan,” kenang Otto.

Baca Juga :  Zulhas Sukses Menyukseskan Dies Natalis UNILA Ke-58, Mahasiswa Senang

Meski menghadapi tekanan, Peradi memilih kukuh pada standar kualitas. Alhasil, para calon advokat secara alami mulai meningkatkan kemampuan penguasaan hukum mereka agar bisa lulus murni.

“Puji Tuhan, kualitas kemampuan peserta sekarang meningkat pesat, sehingga grafik kelulusan pun terus naik. Mereka belajar dan berubah menjadi calon advokat yang baik,” tuturnya.

Di hadapan media, Otto yang didampingi jajaran pengurus DPN Peradi juga mengingatkan esensi sejati dari profesi advokat sebagai benteng keadilan masyarakat. Ia meminta para advokat muda untuk tidak melulu mengejar materi atau kekayaan instan.

“Ukuran sukses seorang advokat bukan sekadar menang atau kalah perkara, melainkan bagaimana ia memastikan hukum berjalan tegak. Jika hukum tegak, otomatis keadilan tercapai,” tegasnya.

Selain integritas, Otto juga menantang para advokat muda untuk cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang mendisrupsi sektor hukum.

“Advokat masa kini tidak cukup hanya membaca buku-buku klasik. Harus melek teknologi agar peluang dan ruang pengabdiannya jauh lebih luas,” pungkasnya.

Turut mendampingi Ketua Umum di Jakarta antara lain Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Panitia UPA (PUPA) Sutrisno, Wakil Ketua PUPA Rivai Kusumanegara, Sekretaris PUPA Prof.

Firman Pangaribuan, Ketua Komisi Pengawas Komjen Pol (Purn) Saud Usman Nasution, serta Bendahara Umum Nyana Wangsa. (Red)

Editor : alex jefri

Berita Terkait

PANGDAM XXI/RI IMBAU WARGA TETAP TENANG, SIAGA PASUKAN HADAPI AKTIVITAS ANAK KRAKATAU
Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan
Angin Berubah, Debu Anak Krakatau Bergeser Ke Banten Jabar, Aprozi Minta Posko 1X24 Jam
RDUDAM Gelar Wabinar P2KB
Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Desak Aparat Penegak Hukum Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Lampung Utara
Bengkel Sastra: Ari Pahala Jelaskan Teori Eliot Tentang Puisi yang Baik
Angkasa Pura Bandara Radin Inten II Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 06:05 WIB

PANGDAM XXI/RI IMBAU WARGA TETAP TENANG, SIAGA PASUKAN HADAPI AKTIVITAS ANAK KRAKATAU

Senin, 7 September 2026 - 05:58 WIB

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Lampung 2026–2030 Resmi Dikukuhkan

Senin, 7 September 2026 - 05:54 WIB

Angin Berubah, Debu Anak Krakatau Bergeser Ke Banten Jabar, Aprozi Minta Posko 1X24 Jam

Selasa, 1 September 2026 - 06:05 WIB

RDUDAM Gelar Wabinar P2KB

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan dari detik.com

Berita Terbaru