Ekonomi Naik, PR Lampung Belum Tuntas di Era Paman Sam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Gubernur Lampung Samsudin. Foto: Biro Adpim

PJ Gubernur Lampung Samsudin. Foto: Biro Adpim

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Pj. Gubernur Lampung Samsudin yang kerab disapa paman Sam, memaparkan berbagai capaian pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2024 pada kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2024 Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Selasa (24/12/2024).

Pada paparannya, Samsudin menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan daerah yang bertujuan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kemajuan wilayah Provinsi Lampung, tentunya juga diarahkan untuk mendorong kontribusi pembangunan daerah terhadap pembangunan nasional.

Berdasarkan kinerja pembangunan bidang ekonomi, sosial, infrastruktur dan lingkungan, yang diukur melalui capaian indikator makro pembangunan hingga akhir tahun 2024, terus menunjukkan peningkatan menuju kemajuan.

Beberapa capaian makro pembangunan tersebut, jelas Samsudin diantaranya yaitu Pertumbuhan Ekonomi Lampung tahun 2024 terus tumbuh positif. Dimana pada Triwulan III-2024 (yoy) tumbuh 4,81 persen lebih baik dibanding Triwulan Triwulan III-2023 (yoy) yang sebesar 3,93 persen.

Secara regional, tingkat pertumbuhan Ekonomi Lampung di Triwulan III-2024 juga lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera yang sebesar 4,48 persen.

“Tingkat kenaikan harga juga relatif terkendali dan masih cukup mendorong daya beli masyarakat. Laju inflasi bulanan secara year-on-year pada Januari hinga November 2024 berada pada rentang 1,5 hingga 3,45 persen,” jelasnya.

Kualitas Sumber Daya Manusia di Lampung yang ditunjukkan dengan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga semakin membaik.

Baca Juga :  Sunyi Membungkam Keadilan di Kota Bandar Lampung

“Capaian IPM tahun 2024 meningkat 0,65 poin dari 72,48 pada tahun 2023 menjadi 73,13 di tahun 2024 dan berada pada kategori tinggi. Peningkatan terjadi pada semua komponen, baik dimensi pendidikan, dimensi kesehatan serta dimensi kesejahteraan,” ujarnya.

Selanjutnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Lampung hingga Agustus 2024 sebesar 4,19 persen, turun 0,4 persen dibanding Agustus 2023. Kondisi TPT tersebut lebih baik dari rata-rata capaian nasional yang sebesar 4,91 persen.

Sejalan dengan hal tersebut, tingkat Kemiskinan Lampung tahun 2024 tercatat 10,69 persen, lebih baik dibanding tahun 2023 yang sebesar 11,11 persen; atau berkurang 29,44 ribu penduduk miskin.

Indikator kemiskinan ekstrim juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dari 1,32 persen di tahun 2023 menjadi 0,90% pada tahun 2024.

Tak hanya itu, Perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) juga semakin membaik. Rata-rata bulanan Nilai NTP Lampung sepanjang Januari hingga November tahun 2024 tecatat sebesar 124,61 poin; yang berarti meningkat signifikan dibanding rata-rata tahun 2023 yang sebesar 109,36 poin.

Pada tahun 2024 juga, aktifitas perdagangan internasional berupa Ekspor-Impor Provinsi Lampung pada periode Januari hingga Oktober 2024 juga mencatat Nilai Ekspor sebesar 4.523,06 Juta US Dollar dan Nilai Impor sebesar 1.810,01 Juta US Dollar ; yang berarti terdapat surplus sebesar 2.713,05 Juta US Dollar.

Baca Juga :  Pinjaman Tanpa Agunan, Solusi Praktis atau Jebakan Utang?

Pertumbuhan positif tersebut juga didukung dengan Tata kelola Kinerja Pemerintahan yang diukur dengan nilai SAKIP tahun 2024 tercatat pada tingkat raihan 68,36 poin ; meningkat dibanding dengan nilai tahun 2023 yang sebesar 68,10.

Adapun, predikat SAKIP Provinsi Lampung Tahun 2024 masih berada pada kategori Nilai B.

Capaian per urusan pembangunan pada Bidang Pembangunan Manusia dan Kesejahteraan Sosial, Bidang Ekonomi, Infrastruktur, Lingkungan Hidup, Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik juga terus menunjukkan peningkatan kearah yang lebih baik.

“Tentunya semua keberhasilan ini menjadi catatan penting apa yang sudah dilakukan oleh Provinsi Lampung terkait dengan program-program, rencana-rencana yang sudah terealisasi, dan kemudian penghargaan-penghargaan yang sudah diberikan untuk Provinsi Lampung,” ujar Samsudin.

Samsudin menegaskan kembali bahwa di tahun 2025 yang akan datang Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung telah memiliki pemimpin baru yang akan dilantik nanti.

“Tentunya kita berharap ada keselarasan arah kebijakan antara Gubernur, Bupati/Walikota yang lama dengan yang baru. Saya berharap lanjutkan pembangunan untuk kepentingan masyarakat Lampung,” tandasnya.

Samsudin berharap Lampung menjadi terdepan dan terus maju, sehingga masyarakatnya sejahtera untuk tahun 2025 dan yang akan datang (Rls/Pemrov Lampung).

Berita Terkait

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung
Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah
Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen
Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran
“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”
Sekdaprov dan Ketua DWP Agnesia Ikuti Krakatau Run 2026 Perkuat Sport Tourism, Festival Krakatau XXXV
Detik Apresiasi Pendidikan Lampung, Inovasi Jadi Pembeda
Pemprov Lampung Raih Anugerah Pembangunan Terpuji, Gubernur Mirza: Pendidikan Jadi Kunci Kemajuan
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Lukman Pura Pimpin RSUDAM, Gadriyanto Abung Jadi Kasatpol PP Lampung

Rabu, 23 September 2026 - 14:45 WIB

Sekdaprov: Dorong Pendidikan Hingga Kelas Migran Vokasi, Rakernas I APTISI 2026, Perguruan Tinggi Motor Pembangunan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 16:10 WIB

Survey Rakata : Mirza-Jihan Raih Kepuasan Publik Diatas 80 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 16:10 WIB

Produksi Ternak Lampung Naik 5,85 Persen, DPKH Jelaskan Capaian dan Anggaran

Senin, 7 September 2026 - 13:27 WIB

“Kemenag Lampung: Penghulu Pungli Siap Dicopot, SIMKAH Dipakai Tutup Celah Permainan Status Nikah.”

Berita Terbaru

Hukum

Usut Korupsi Dana BNPB, KPK Segera Surati Panglima TNI

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:44 WIB