Nero Kecewa, Bukti CCTV dan Suara Menghantui Fery Triatmojo di Sidang DKPP

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Laskar Lampung Nerozely yang diperiksa sebagai saksi menyayangkan jawaban Fery yang membantah menerima uang dari caleg PDIP Erwin Nasution. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Ketua Laskar Lampung Nerozely yang diperiksa sebagai saksi menyayangkan jawaban Fery yang membantah menerima uang dari caleg PDIP Erwin Nasution. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Bandar Lampung (berandalappung.com) – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menggelar sidang pemeriksaan terhadap komisioner KPU Bandar Lampung Ferry Triatmodjo terkait dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Dalam sidang tersebut, Ketua Laskar Lampung Nerozely yang diperiksa sebagai saksi menyayangkan jawaban Fery yang membantah menerima uang dari caleg PDIP Erwin Nasution.

Menurut Nero, pihaknya memiliki rekaman CCTV dan rekaman suara pertemuan antara Erwin Nasuition dan Fery Triatmojo.

Dia pun membandingkan perkara yang dihadapi Fery dengan PPK dan Panwascam yan terlibat.

“Sebenernya mau saya, (Fery) ngaku saja dengan bukti yang ada,” ujar Nero seusai persidangan Kamis, (11/7/2024).

Baca Juga :  Potensi Cacat Hukum Pelantikan Kepala Daerah

“Yang PPK nerima duit dikit aja sudah dipecat, tinggal ngaku aja salah dan minta maaf,” kata dia.

Nero pun mengungkapkan bahwa Erwin Nasution sebenarnya telah melaporkan perkara tersebut ke Bawaslu Provinsi Lampung, namun Laporan tersebut kemudian dicabut oleh Erwin.

“Awalnya Erwin ini lapor ke Bawaslu Provinsi Lampung, tapi kesokan harinya dicabut,” kata Nero.

Disinggung terkait alasan Erwin Nasution mencabut laporan, Nero menyebut karena faktor keluarga serta faktor bisnis yang dapat mempengaruhi ekonomi Erwin Nasution

Baca Juga :  KPU dan Bawaslu Lampung Siap Hadapi Lima Gugatan Pemilu di Mahkamah Konstitusi

“Keluarga Erwin takut dia ikut terseret hukum, selain itu tekanan dari pihak keluarga juga, yang enggak pengen kasusnya kemana-mana,” urai Nero.

“Kemudian Erwin kan punya usaha rekreasi Lembah Hijau, nah dia takut efeknya membuat bisnisnya ini menurun,” jelasnya.

Disinggung Erwin yang telah menerima pengembalian uang dari Fery, Nero mengaku tidak mengetahui akan hal itu.

“Kalo itu saya ga tau, karena setelah itu saya ga pernah komunikasi lagi dengan Erwin,” ujar Nero.

“Karena dia (Erwin) juga kan sudah mencabut laporan waktu itu, jadi sudah selesai,” pungkasnya.

Berita Terkait

Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal
Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang
Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon
Efesiensi Anggaran ala Purbaya: 60 Triliun dari Memangkas “Rapat Tak Perlu”
Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB
Ruby Chairani Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lampung Selatan
IJP Lampung Kunjungi Pikiran Rakyat: Belajar Strategi Bertahan Media Cetak di Era Digital
Cakra Surya Manggala Dukung Langkah Aktifis GERMASI, Desak Kejagung Tindak Tegas Dalang Perusakan TNBBS
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:43 WIB

Isu PLt PK Golkar Bandar Lampung Menguat Usai Musda Batal

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:34 WIB

Wartawan PWI Direncanakan Ikut Retret Bela Negara di Akmil Magelang

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:37 WIB

Peringati Hari Ibu ke 97 tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Bandar Lampung Gelar Penanaman Pohon

Jumat, 19 Desember 2025 - 15:26 WIB

Efesiensi Anggaran ala Purbaya: 60 Triliun dari Memangkas “Rapat Tak Perlu”

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:12 WIB

Jelang Musda, Eks Ketua Golkar Bandar Lampung Yuhadi Bicara Terbuka: Benny–Akbar–Rama Dinilai Paling Ideal Isi KSB

Berita Terbaru

Hukum

Jejak Panjang HGU Sugar Group di Lahan TNI AU

Sabtu, 24 Jan 2026 - 11:09 WIB