Dramaturgi Baim Wong, Aku dan Kamu

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Oktober 2021 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAIM WONG maki-maki Kakek Suhud. Videonya viral. Ganjarannya, Baim gantian ‘digebuki’ netizen.

Tak ada yang istimewa dari peristiwa ini. Karena aku, kamu bahkan kita semua, juga melakukan drama serupa. Sosilog Erving Goffman menyebutnya sebagai teori dramaturgi.

Wuih, apa pula itu teori dramaturgi. Ah, sederhananya seperti yang digambarkan lewat lagu Panggung Sandiwara yang dibawakan Ahmad Albar. Pada bagian liriknya bilang, “Ada peran wajar dan ada peran berpura-pura”. Setiap kita hampir bisa dipastikan memerankan dua lakon tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pun demikian dalam kasus Baim yang viral kemarin. Bila merujuk pada teori dramaturgi, maka Baim juga memainkan dua karakter. Masing-masing karakter mewakili latar depan (front stage) dan latar belakang (back stage).

Ketika Baim menegur Kakek Suhud, kondisi Baim sedang berada di dalam back stage. Saat itu dia tidak sedang berperan untuk kepentingan pencitraan di dunia media sosial. Jadi sangat mungkin muncul sikap aslinya.

Baca Juga :  Melarat di Tumpukan Padi

Sementara Baim juga punya kehidupan pentas (front stage). Di ranah ini murni segala sesuatu yang ditampilkannya dibungkus spirit pencitraan. Dan dia berhasil. Melalui akun sosmednya citra dermawan yang suka bagi-bagi duit ke kalangan lemah itu terbangun. Karakter Baim seorang dermawan sukses ditancapkan ke benak publik.

Celakanya, Kakek Suhud dan mungkin banyak orang lainnya, tidak memahami ada dua panggung dalam kehidupan seseorang, termasuk pada Baim. Karakter Baim yang dermawan terlanjur tertanam dan membekas di benak Kakek Suhud. Sehingga dia berkeyakinan persoalan yang tengah dihadapinya bisa mendapat solusi bila dibantu Baim.

Meski nyatanya Kakek Suhud mesti menelan getir, lantaran mendapati respon awal Baim yang jauh panggang dari api, tak seperti sosok yang dia kenal melalui sosmed selama ini.

Baca Juga :  Lampung Viral Karena Di Kritik Bima, Mas Jun : Ini Peluang Promosikan Wisata Lampung

Jangankan Baim Wong, lha wong kita, yang mungkin sekadar remah-remah rengginang dalam kaleng bekas biskuit pun, kerapkali memberlakukan karakter ganda dalam kehidupan sehari-hari. Tengok saja sikap kita di rumah. Lalu bandingkan dengan tutur kata dan pola sikap kita saat berada di luar rumah, pasti sedikit banyak ada perbedaan.

Apalagi orang-orang yang sangat membutuhkan citra diri untuk mendukung karirnya, lebih-lebih karir yang bersinggungan dengan dunia politik. Pasti sangat sadar untuk menerapkan karakter ganda. Untuk melakonkan dramaturgi.

Kalau begini adanya, berarti para pemimpin kita yang diusung partai-partai politik, sesungguhnya juga sedang memainkan peran semata demi menangguk popularitas di mata publik?

Nah, ini pertanyaan sulit. Teori dramaturgi yang mungkin relevan buat menjawabnya. (*)

PENULIS: BINTANG

Berita Terkait

Kebakaran Hutan, Dan Lahan Di Indonesia
Melarat di Tumpukan Padi
Inspektur Vijay…Oh, Inspektur Vijay!
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 April 2023 - 23:15 WIB

Kebakaran Hutan, Dan Lahan Di Indonesia

Rabu, 20 Oktober 2021 - 12:58 WIB

Dramaturgi Baim Wong, Aku dan Kamu

Kamis, 14 Oktober 2021 - 17:03 WIB

Melarat di Tumpukan Padi

Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:59 WIB

Inspektur Vijay…Oh, Inspektur Vijay!

Berita Terbaru

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung, Lili Mawarti mengawasi kesehatan hewan qurban. Foto : Wildanhanafi/berandalappung.com

Nasional

Pemprov Jamin Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Rabu, 12 Jun 2024 - 21:41 WIB

Foto surat radiogram penunjukan Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto sebagai Plh Gubernur Lampung/Istimewa

Nasional

Besok Sekda Jabat Sebagai Plh Gubernur Lampung

Rabu, 12 Jun 2024 - 15:38 WIB

Baliho Herman HN bertulisan Calon Gubernur Lampung Pilihan kita. Foto : Wildan hanafi/berandalappung.com

Nasional

NasDem Mulai Panaskan Mesin, Herman Jemput Rekomendasi

Rabu, 12 Jun 2024 - 14:26 WIB

Staf Ahli Bidang Hukum Kemenpora Samsudin. Foto : Ist

Nasional

Alumni Unila, Samsudin Jadi PJ Gubernur Lampung

Selasa, 11 Jun 2024 - 19:36 WIB